KETIK, MALANG – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, menegaskan bahwa kesejahteraan buruh menjadi kunci utama keberhasilan industri perhotelan. Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Buruh 2026.
Menurutnya, hubungan yang sehat antara pekerja dan perusahaan harus dibangun melalui kolaborasi yang saling menguntungkan. Ia menyebut, buruh yang sejahtera akan berdampak langsung pada kinerja perusahaan.
"Intinya, perusahaan harus didukung oleh buruh yang berkualitas dan sejahtera. Jika buruh tidak sejahtera, perusahaan juga tidak akan sehat. Itu hal yang sangat penting. Buruh dan pengusaha harus saling bekerja sama, berkolaborasi, dan saling memahami," ujar Agoes.
Ia menambahkan, industri perhotelan merupakan sektor yang sangat bergantung pada sumber daya manusia. Karena itu, kondisi pekerja yang sehat dan sejahtera menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu.
"Kami sepakat, dalam industri perhotelan, aturan harus dijalankan semaksimal mungkin. Pariwisata hotel adalah usaha yang dijalankan oleh manusia, bukan alat. Karena itu, jika ingin hasil yang baik, pekerjanya harus benar-benar sehat dan sejahtera. Ketenangan usaha dan ketenangan pekerja adalah hal yang ingin kami capai," tegasnya.
Baca Juga:
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota MalangIa juga memastikan bahwa pelaku industri perhotelan di Kota Malang berkomitmen mematuhi Undang-Undang Ketenagakerjaan. Aturan internal perusahaan pun telah disusun dan diupayakan untuk ditaati secara maksimal.
Sebagai kota dengan sektor pariwisata yang berkembang, Malang memiliki lebih dari tiga puluh hotel, mulai dari kelas melati hingga bintang lima. Industri ini juga menyerap banyak tenaga kerja lokal yang turut merayakan Hari Buruh setiap tahunnya.
Agoes berharap momentum Hari Buruh dapat memperkuat sinergi antara pekerja dan pengusaha. Dengan begitu, tercipta lingkungan kerja yang kondusif sekaligus mendorong kemajuan industri.
"Harapannya, karyawan bisa bekerja dengan tenang, menunjukkan prestasi, dan membawa perusahaan maju. Jika semua pihak memahami aturan, maka akan tercipta sinergi untuk mewujudkan usaha yang sukses dan pekerja yang sejahtera," tuturnya.
Baca Juga:
Hari Buruh 2026, GM The Aliante Hotel Malang Sebut Sinergi Buruh dan Perusahaan Kunci Kemakmuran IndonesiaIa juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam melakukan pengawasan ketenagakerjaan agar hak pekerja tetap terjamin.
"Fungsi pengawasan dari pemerintah harus berjalan. Jika ada yang melanggar aturan, harus diberi sanksi. Saya yakin, jika perusahaan memberikan yang terbaik, pekerja juga akan senang dalam bekerja," pungkasnya. (*)