Pemain Liga Domestik Pamer Skil Lawan China, No More Naturalisasi?

Jurnalis: Agus Riyanto
Editor: Muhammad Faizin

6 Jun 2025 13:02

Thumbnail Pemain Liga Domestik Pamer Skil Lawan China, No More Naturalisasi?
Oleh: Agus Riyanto*

Indonesia berhasil menyegel kuota lolos ronde 4 di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat dan Kanada usai mengalahkan China 1-0.

Meskipun tidak diperkuat 5 pemain inti, Patrick Kluivert tampil berani dengan memainkan 4 pemain dari liga 1 sekaligus. Mulai dari Risky Ridho, Yacob Sayuri, Egi Maulana Vikri, dan Ricky Kambuaya.

Penampilan 4 pemain Liga 1 tersebut banyak menuai pujian dari pecinta sepak bola di tanah air. Tak terkecuali sang juru taktik Patrick Kluivert. Selain tampil baik, komunikasi dengan para pemain abroud juga berjalan lancar.

Tak hanya itu. Egi Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Yakop Sayuri sering pamer skil dengan pemain atraktif. Bahkan kesalahan passing pun relatif cukup kecil. Terutama Egi Maulana Vikri yang cukup nyetel bersama Ole Romeny.

Baca Juga:
Saksikan! Nathan Lebak FC Tampil di Laga Penentuan Perempat Final Liga 4 Banten

Kalau boleh jujur, Ricky Kambuaya menjadi aktor penting kemenangan Indonesia melawan China. Aksi individunya di dalam kotak penalti berbuah tendangan penalti. Ole Romeny sukses mengeksekusi tendangan penalti tersebut.

Selain itu ada nama Beckham Putra yang diturunkan di 10 menit terakhir. Penampilannya juga lumayan bagus dan cukup merepotkan pertahanan China. Pemain belakang China pun harus menghentikan laju pemain asal Persib Bandung tersebut dengan permainan kasar.

Dari catatan penampilan para pemain Liga 1 tentu akan menjadi alarm bagi para pemain keturunan untuk berebut tempat di tim inti. Ekstrimnya, Erick Thohir harus meninjau ulang program naturalisasi.

Pendeknya, program naturalisasi tersebut tidaklah harus berkepanjang. Harus ada target hingga kapan program tersebut berlangsung. Karena kualitas pemain keturunan masih bisa dibilang tidak terlalu jauh levelnya dengan para pemain Liga domestik.

Baca Juga:
Bupati Pamekasan Harap Persepam Bisa Promosi ke Liga 3 Usai Juarai Liga 4 Jatim

Penulis mebayangkan, jika saja ada tim pemandu bakat dari luar negeri, khususnya dari eropa sangatlah mungkin akan ditemukan talenta-talenta berbakat lainnya. Meskipun tidak bisa dibohongi level Liga 1 juga harus ada peningkatan.

Para pemain Liga 1 yang tampil bagus di klubnya ternyata juga linier penampilannya saat memperkuat Timnas Indonesia. Tentu masih banyak pemain-pemain lain terpantau atau mungkin saja Patrick Kluivert belum jatuh cinta.

Atau juga memang kalah bersaing dengan pemain lain. Tapi penampilan ciamik para pemain Liga 1 semalam tentu akan menjadi motivasi para pemain Liga 1 untuk meningkatkan kualitas agar bisa berseragam Timnas.

Masih banyak pemain Liga 1 yang punya peluang bersaing di Timnas. Sebut saja Malik Risaldi (Persebaya), Edo Febriansyah (Persija), Dony Tri Pamungkas (Persija), dan Yance Sayuri (Malut United).

Mungkin yang harus jadi perhatian para pemain Liga 1 adalah soal fisik jika harus bersaing dengan pemain keturunan. Ini merupakan pekerjaan rumah bagi klub masing-masing.

Penulis menyakini jika para pecinta sepak bola di tanah air mulai percaya akan kualitas pemain Liga 1. Tinggal bagaimana kebijakan PSSI, mempertahankan program naturalisasi atau optimalisasi pemain lokal. Bravo sepak bola Indonesia. 

*) Agus Riyanto merupakan jurnalis senior Ketik.co.id dan pecinta sepak bola

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.
  • Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*)

Baca Sebelumnya

Shalat Iduladha 1446 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Mohammad Nuh: Tiga Cara Terbaik Atasi Defisit Kebaikan

Baca Selanjutnya

Menikmati Wisata Kurban di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Tags:

pemain Liga domestik pamer skil lawan China no more Naturalisasi

Berita lainnya oleh Agus Riyanto

Pemkab Trenggalek Hemat Operasional Rp9 M, Siap Alokasikan untuk Infrastruktur

18 April 2026 10:35

Pemkab Trenggalek Hemat Operasional Rp9 M, Siap Alokasikan untuk Infrastruktur

Pemkab Trenggalek Terima Kunker Tim SSDM Mabes Polri, Begini Kata Sekda

18 April 2026 09:00

Pemkab Trenggalek Terima Kunker Tim SSDM Mabes Polri, Begini Kata Sekda

DLH Trenggalek Akui Banyak Armada Pengangkut Sampah Rusak, Begini Penjelasannya

17 April 2026 21:34

DLH Trenggalek Akui Banyak Armada Pengangkut Sampah Rusak, Begini Penjelasannya

TPS Kendalrejo Durenan Ditutup, Begini Penjelasan Dinas Lingkungan Hidup Trenggalek

17 April 2026 08:40

TPS Kendalrejo Durenan Ditutup, Begini Penjelasan Dinas Lingkungan Hidup Trenggalek

ASN Dinas LH Trenggalek Kendalikan Emisi Lewat Sampah, Begini Skemanya

16 April 2026 22:18

ASN Dinas LH Trenggalek Kendalikan Emisi Lewat Sampah, Begini Skemanya

Wabup Trenggalek Sebut Bantuan Kendaraan Operasional Bentuk Konkret Dukungan KDMP

16 April 2026 08:34

Wabup Trenggalek Sebut Bantuan Kendaraan Operasional Bentuk Konkret Dukungan KDMP

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend