KETIK, JAKARTA – PebalapnPedro Acosta menutup Sprint MotoGP Jerman 2026 dengan finis di posisi kedelapan sekaligus mengamankan dua poin untuk KTM.
Hasil tersebut memang belum sesuai dengan ambisi pembalap muda Spanyol itu, tetapi mengingat kondisinya yang baru menjalani operasi carpal tunnel kurang dari dua pekan lalu, Acosta menilai akhir pekan di Sachsenring berjalan ke arah positif.
Acosta mengaku kondisi fisiknya terus membaik setelah operasi, meski dirinya masih membutuhkan waktu untuk kembali mencapai performa terbaik. Ia juga merasa balapan Sprint menjadi kesempatan penting untuk memahami batas kemampuan tubuhnya setelah kembali turun ke lintasan.
"Saya tidak melewatkan satu pun titik pengereman. Itu pertanda yang bagus setelah operasi. Sekarang kami hanya perlu terus membangun kepercayaan diri dan memahami apa yang masih bisa ditingkatkan," ujar Acosta, seperti dikutip dari MotoGP.com.
Meski hanya finis kedelapan, pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu mampu bertarung di kelompok perebutan poin sepanjang balapan. Ia bahkan sempat terlibat duel dengan beberapa rival di papan tengah sebelum akhirnya mempertahankan posisinya hingga garis finis.
Baca Juga:
Tidak Puas Finis Keenam! Jorge Martin: Saya Kesulitan Mengendarai MotorAcosta pun berharap balapan utama hari Minggu bisa memberinya peluang yang lebih baik. Dengan kondisi tangan yang terus membaik dan data yang telah dikumpulkan pada Sprint, ia optimistis dapat tampil lebih kompetitif.
"Kami masih harus berkembang, tetapi dibandingkan beberapa hari lalu saya merasa jauh lebih baik. Sekarang fokus kami adalah terus melangkah sedikit demi sedikit," kata Acosta.
Finis di zona poin mungkin bukan hasil yang spektakuler bagi Acosta, tetapi melihat proses pemulihannya yang begitu singkat, penampilan di Sachsenring menjadi sinyal bahwa pembalap berusia 22 tahun itu mulai kembali menemukan performanya dan siap bersaing lebih kuat pada paruh kedua musim. (*)