KETIK, JAKARTA – Alex Marquez kembali menunjukkan konsistensinya pada MotoGP 2026. Pembalap Gresini Racing itu harus puas finis di posisi kedua pada Sprint MotoGP Jerman di Sachsenring, tetapi ia menjadi satu-satunya pembalap yang mampu memberi tekanan nyata kepada Marc Marquez sepanjang balapan.
Memulai sprint dari barisan depan, Alex langsung menempel ketat sang kakak sejak lap-lap awal. Ia beberapa kali memangkas selisih waktu hingga berada dalam jarak serang, bahkan sempat masuk ke area slipstream di lintasan lurus.
Namun, Marc selalu mampu menjawab tekanan tersebut dengan mencatatkan putaran yang sedikit lebih cepat setiap kali Alex mulai mendekat. Hasilnya, Alex akhirnya finis hanya terpaut 0,368 detik dari sang pemimpin balapan.
Meski gagal merebut kemenangan, finis kedua menjadi hasil positif bagi Alex setelah kembali tampil kompetitif di salah satu sirkuit yang selama ini lebih identik dengan dominasi kakaknya.
Dilansir dari GPone, pembalap asal Spanyol itu mengaku sudah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengejar Marc, tetapi menyadari bahwa sang kakak memiliki keunggulan kecil di beberapa sektor yang membuatnya sulit melakukan serangan. Ia juga menilai finis kedua merupakan hasil maksimal yang bisa diraih pada Sprint kali ini.
Podium di Sachsenring sekaligus memperpanjang tren positif Alex musim ini. Pembalap Gresini itu terus menjadi salah satu penantang terkuat dalam perebutan gelar dan kembali mengumpulkan poin penting, terlebih saat sejumlah rivalnya gagal meraih hasil maksimal.
Dengan kecepatan yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan, Alex diperkirakan masih akan menjadi ancaman utama bagi Marc pada balapan utama hari Minggu.
Jika mampu memperbaiki detail kecil, terutama pada fase awal akselerasi keluar tikungan, bukan tidak mungkin duel kakak-beradik Marquez akan kembali menjadi sajian utama di Sachsenring. (*)
.png)