Minim Digitalisasi, Tingkat Serapan Pajak di Pacitan Masih Rendah

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

21 Agt 2023 09:00

Thumbnail Minim Digitalisasi, Tingkat Serapan Pajak di Pacitan Masih Rendah
Analis Keuangan Pusat Daerah BKD Pacitan, Tri Wahyuning Tyas, saat diwawancarai, Senin, (21/8/2023). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Minimnya proses digitalisasi pelayanan pajak di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. berdampak pada rendahnya tingkat serapan pajak daerah tahun 2023. Hal itu diungkapkan Analis Keuangan Pusat Daerah BKD Pacitan, Tri Wahyuning Tyas.

"Kami sejauh ini masih menggunakan marketplace seperti pembayaran di Alfamart, Indomaret dan lain-lain, belum ada kalau pelayanan E-Tax,"  unggkap Tri Wahyuning Tyas, Senin (21/8/2023).

"Karena belum online, saat ini masih merasa kesulitan, antara di sini (BKD) dengan lembaga lainnya. Seperti contoh tercatat wajib pajak reklamenya sudah sepuluh, ternyata di Dinas Perizinan izinnya baru dua, ya belum sinkron secara online," sambungnya.

Meskipun upaya pemerintah daerah dalam menggalakkan sosialisasi telah dilakukan, keterbatasan infrastruktur teknologi terhadap penggunaan teknologi digital turut memengaruhi kinerja sektor pajak di wilayah ini. Termasuk pula kesadaran wajib pajak cenderung rendah.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Hambatan juga itu, kurangnya kesadaran masyarakat. Kami seperti tidak punya senjata, berbeda dengan pajak kendaraan yang masyarakat itu sampai datang sendiri membayar sendiri, ya kalau untuk sanksi akan hal itu kami belum punya," ucapnya.

Foto Laporan Realisasi Penerimaan Per Bulan Juli 2023. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Laporan Realisasi Penerimaan Per Bulan Juli 2023. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Menurut data yang diterbitkan BKD Kabupaten Pacitan, realisasi pajak selama tujuh bulan di tahun ini mencapai 58 persen dari target diangka Rp. 1,5 triliun rupiah yang telah ditetapkan. Realisasi didominasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Penerangan Jalan, disusul Pajak Restoran dan tujuh sektor lainnya.

Dikatajan Tri, ini menjadi catatan serius mengingat pendapatan pajak sangat berkontribusi pada pembangunan dan penyediaan pelayanan publik di daerah ini. Sebagai akibatnya, banyak wajib pajak yang lebih memilih untuk melakukan pembayaran secara konvensional, seperti datang langsung ke kantor pajak.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Sementara kami terus upayakan untuk menggali potensi-potensi untuk meningkatkan realisasi dari sepuluh sektor pajak itu," tuturnya.

Diharapkan, dengan upaya rutin dalam menggali potensi dan mengatasi hambatan-hambatan, tingkat serapan pajak di Pacitan dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

"Ya harapannya di sistem mendatang sudah ada online, biar enak," harapnya.

BKD Pacitan rencananya bakal berkolaborasi antara pemerintah daerah, Satpol PP, sektor swasta. Terkhusus pada kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam kenaikan pendapatan pajak di kota seribu satu goa ini.(*)

Baca Sebelumnya

Komitmen HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya dalam Mengurangi Limbah Makanan

Baca Selanjutnya

Industri Penerbangan Segera Dibangun di Sukomoro Magetan, Ini Pesan Bupati Suprawoto

Tags:

pemkab pacitan pacitan BKD Pajak

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H