KETIK, BONDOWOSO – Akses layanan kesehatan di Kabupaten Bondowoso ke depan berpotensi semakin dekat dengan masyarakat.
Tidak hanya melalui puskesmas, klinik, atau rumah sakit, pelayanan kesehatan juga diproyeksikan dapat menjangkau pasien langsung hingga ke rumah melalui pengembangan layanan homecare berbasis digital.
Gagasan tersebut mengemuka dalam audiensi antara PT SOMA melalui platform SiCare dengan Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, PT SOMA/SiCare memaparkan rencana pengembangan layanan homecare dan caregiver berbasis aplikasi digital yang akan dikembangkan di Kabupaten Bondowoso. Melalui platform tersebut, masyarakat nantinya diharapkan dapat mengakses kebutuhan layanan dan pendampingan kesehatan dari rumah.
Audiensi itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso dr. Moch Jasin, Direktur PT SOMA/SiCare Teguh Susilo, SH, M.I.Kom, serta Direktur Klinik Al Fatih Bondowoso Ns. Gesit Wira, M.Kep, yang menjadi mitra dalam pengembangan layanan tersebut.
Baca Juga:
Dari Sensus ke Kebijakan, Data Akurat Tentukan Masa Depan BondowosoBupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyambut positif inovasi pelayanan kesehatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital tersebut. Menurutnya, inovasi seperti SiCare diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi adanya inovasi pelayanan kesehatan berbasis platform digital SiCare ini di Kabupaten Bondowoso. Harapannya dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Bondowoso,” ujar Bupati.
Tak hanya berbicara mengenai kemudahan akses layanan, Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan sumber daya manusia lokal dalam pengembangan program tersebut.
“Tenaga kesehatan yang direkrut nanti juga adalah orang Bondowoso dan melibatkan SDM dari Bondowoso, sehingga asas kebermanfaatannya bisa terasa,” tegasnya.
Baca Juga:
Tembus Lima Besar Jatim, Siswa MI At-Taqwa Bondowoso Bidik Prestasi Nasional di OSN 2026Dengan demikian, pengembangan layanan homecare digital ini diharapkan tidak hanya menghadirkan model pelayanan kesehatan baru, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan bagi tenaga kesehatan dan SDM lokal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Moch Jasin, menyatakan pemerintah daerah mendukung hadirnya inovasi pelayanan kesehatan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa pengembangan layanan harus berjalan selaras dengan sistem dan fasilitas kesehatan yang telah ada.
“Kami sangat mendukung adanya inovasi pelayanan kesehatan berbasis digital SiCare ini di Bondowoso. Harapannya mampu bersinergi dengan fasilitas kesehatan yang ada di Bondowoso, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bondowoso,” ungkapnya.
Menurutnya, aspek regulasi dan ketentuan yang berlaku tetap harus menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan berbasis digital.
Sementara itu, Direktur PT SOMA/SiCare Teguh Susilo mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum layanan tersebut resmi diperkenalkan kepada masyarakat Bondowoso.
Persiapan dilakukan tidak hanya pada pengembangan sistem aplikasi, tetapi juga pada kesiapan tenaga kesehatan yang nantinya akan menjadi bagian dari layanan tersebut.
“Kami sangat serius dalam menyiapkan baik sistem platform digital dan tenaga kesehatan yang nantinya akan bermitra dengan kami. Semua sudah dibekali dengan kemampuan melaksanakan tugas sebagai caregiver, tentunya dengan mematuhi segala regulasi yang ada,” jelas Teguh.
Ia menambahkan, PT SOMA/SiCare saat ini juga sedang memproses pendirian Klinik Pratama yang nantinya akan menjadi bagian dari sistem penunjang layanan homecare tersebut.
“Saat ini kami masih berproses untuk pendirian Klinik Pratama yang akan menaungi layanan homecare kami. Harapannya bisa segera launching di Bondowoso,” tambahnya.
Dalam pengembangannya, PT SOMA/SiCare menggandeng Klinik Al Fatih Bondowoso sebagai mitra pelayanan kesehatan. Direktur Klinik Al Fatih Bondowoso, Ns. Gesit Wira, M.Kep, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung terwujudnya layanan tersebut.
“Kami bersyukur ditunjuk oleh SiCare sebagai mitra pelayanan kesehatan berbasis platform digital tersebut. Kami punya visi dan misi yang sama, yaitu memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat Bondowoso,” ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, penyedia platform digital, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tenaga medis ini diharapkan dapat menjadi langkah baru dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Bondowoso.
Jika seluruh proses persiapan dan ketentuan yang diperlukan telah terpenuhi, SiCare diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan dan pendampingan kesehatan tanpa harus selalu datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Kehadiran layanan homecare berbasis digital tersebut sekaligus menandai upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan mengikuti perkembangan teknologi.
Bagi Bondowoso, inovasi ini bukan sekadar soal aplikasi di layar ponsel. Lebih dari itu, layanan homecare digital diharapkan menjadi jembatan agar pelayanan kesehatan bisa benar-benar hadir hingga ke rumah masyarakat.(*)