KIM Desa Vakum Dua Tahun, Diskominfo Pacitan Sebut Kini Harus Mulai dari Nol Lagi

Editor: Al Ahmadi

9 Feb 2026 11:20

Thumbnail KIM Desa Vakum Dua Tahun, Diskominfo Pacitan Sebut Kini Harus Mulai dari Nol Lagi
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Pacitan, Ria Anggara Purna, S.Sos., M.M., saat menyampaikan kondisi KIM Desa Pacitan, Rabu, 5 Februari 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Platform digital kemitraan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang dikelola di desa-desa Kabupaten Pacitan ternyata telah lama meredup. 

Selama dua tahun terakhir, perannya nyaris tak terdengar, padahal sebelumnya pernah mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Pacitan, Ria Anggara Purna, S.Sos., M.M., menyebut kini pihaknya harus mulai merajut dari awal kembali.

"Ini belum tahu akhirnya, ya harus mulai dari nol lagi," sebut Ria kepada Ketik.com, baru-baru ini.

Baca Juga:
Separuh Lebih Website OPD Pemkab Pacitan Error Tak Bisa Diakses, Ini Daftarnya

Padahal, imbuh Ria, KIM Pacitan pernah menempati posisi tiga besar terbaik di tingkat provinsi. 

Namun, capaian itu terhenti setelah aktivitas KIM vakum cukup lama.

"Dulu Pacitan itu sempat jadi urutan ketiga terbaik. Tapi dua tahun setelah itu mati," katanya.

Kevakuman tersebut terjadi hampir di seluruh wilayah. Dari puluhan desa yang pernah mengelola KIM, kini hanya satu yang masih bertahan menjalankan perannya.

Baca Juga:
Pusterad Perkuat Sinergi Teritorial dan Media Massa di Sleman

"Yang masih aktif cuma satu, di Desa Ngumbul, Tulakan," ujarnya.

Dampak kevakuman itu disebut juga terasa hingga ke tingkat provinsi. 

Pacitan sekarang tidak lagi bisa terlibat dalam berbagai agenda dan event KIM Jawa Timur karena terkendala administrasi dan Surat Keputusan (SK) yang sudah tidak aktif.

"Sampai kita ikut event di Jatim. Karena mati dua tahun, akhirnya tidak bisa andil lagi karena ada SK-nya," jelas Ria.

Pada tahun ini, Diskominfo Pacitan mulai merangkai ulang KIM dari awal. Meski program dasarnya sudah berjalan, pengelolaannya kini rencana akan dibuat lebih terarah.

"Programnya sebetulnya sudah jalan, tapi sekarang akan lebih diatur," katanya.

KIM desa nantinya diharapkan kembali menjadi corong informasi masyarakat. 

Warga desa didorong untuk menampilkan potensi wilayahnya, mulai dari produk unggulan, keunikan lokal, hingga aktivitas desa melalui website dan konten media sosial.

"Tujuannya agar masyarakat desa bisa menampilkan produk, keunggulan, dan lainnya di website ataupun konten media sosial," tambahnya.

Selain program KIM yang mengacu komunikasi dan informasi di tingkat desa, Diskominfo Pacitan juga menyoroti perkembangan jumlah jurnalis di Pacitan yang terus bertambah.

Saat ini tercatat sebanyak 67 jurnalis aktif dari berbagai perusahaan media.

Ria menyampaikan bahwa ada harapan penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bisa digelar di tahun-tahun mendatang.

"Ada rencana sebenarnya untuk penyelenggaraan UKW ke depan, tapi karena untuk mengadakan itu butuh anggaran. Sekarang yang lebih saya upayakan adalah merangkul semuanya. Saya jadikan mitra dulu," katanya.

Meski sangat berharap, ia mengaku kondisi daerah juga menjadi pertimbangan tersendiri.

"Kembali lagi karena Pacitan sebagai kota kecil itu sepertinya belum menjadi prioritas," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

HPN 2026! Kadisdik Aries Agung Tegaskan Pers Mitra Strategis dan  Pilar Penguatan Pendidikan "Jatim Cerdas"

Baca Selanjutnya

BPBD Jatim Tingkatkan Kapasitas Personel Lewat Short Course Kebencanaan di Jepang

Tags:

KIM Desa DISKOMINFO PACITAN Informasi Publik Desa Digital Potensi Desa

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar