KETIK, LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat transformasi digital pemerintahan dengan mendorong optimalisasi website perangkat daerah sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengelolaan Website Perangkat Daerah Versi 2026.1 yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang di Ruang Nararya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Kamis, 21 Mei 2026.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang Mustaqim menegaskan bahwa di era digital saat ini kualitas pelayanan pemerintah tidak lagi hanya diukur dari pelayanan tatap muka, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan layanan informasi publik yang cepat, terbuka, dan mudah dijangkau melalui platform digital.
Menurutnya, website perangkat daerah kini menjadi wajah utama pelayanan pemerintah di ruang digital sekaligus sarana penting membangun komunikasi publik dan kepercayaan masyarakat.
“Di era transformasi digital saat ini, website tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga media komunikasi publik, transparansi kinerja, hingga pendukung utama implementasi pemerintahan digital yang efektif dan modern,” ujarnya.
Ia menjelaskan transformasi digital pemerintahan harus diarahkan pada perubahan kualitas layanan, bukan sekadar penggunaan teknologi. Karena itu, website pemerintah dituntut mampu memberikan akses informasi yang jelas, cepat diperbarui, dan mudah digunakan masyarakat.
Dalam pengembangan versi terbaru website perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan berbagai penyempurnaan mulai dari standardisasi tampilan dan struktur website, peningkatan fitur layanan, penguatan keamanan informasi, hingga kemudahan pengelolaan konten oleh masing-masing perangkat daerah.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh akses layanan dan informasi publik yang lebih responsif serta mendukung implementasi pemerintahan berbasis elektronik yang terintegrasi.
Menurut Mustaqim, masyarakat saat ini menuntut pelayanan publik yang semakin praktis dan cepat sehingga pemerintah harus mampu beradaptasi dengan pola kebutuhan masyarakat digital.
“Website pemerintah harus hidup, informatif, dan responsif. Masyarakat hari ini membutuhkan akses informasi yang cepat, jelas, dan mudah dijangkau,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Lumajang Samadikun mengatakan keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada kualitas sistem teknologi, tetapi juga pada komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjaga kualitas layanan informasi publik.
Menurutnya, pengelola website memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan informasi pemerintah selalu akurat, relevan, dan terus diperbarui sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas informasi dan keberlanjutan pengelolaan website pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, penguatan website perangkat daerah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik.
Melalui sistem informasi digital yang lebih terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Lumajang ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh informasi pembangunan, pelayanan, dan kebijakan pemerintah secara lebih terbuka dan efisien.
Pemkab Lumajang berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kapasitas pengelolaan layanan digital agar transformasi pemerintahan berbasis elektronik benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
Melalui penguatan website perangkat daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya membangun birokrasi modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif di era digital. (*)
