Kerugian Rp 600 Juta, Fasilitas Lalu Lintas Kota Malang Rusak Usai Kericuhan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

2 Sep 2025 19:23

Thumbnail Kerugian Rp 600 Juta, Fasilitas Lalu Lintas Kota Malang Rusak Usai Kericuhan
Salah satu fasilitas lalu lintas di Jalan Soehat-simpang UB, yang rusak pasca kerusuhan di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Kericuhan yang terjadi pada Sabtu 30 Agustus 2025 dini hari lalu berimbas pada kerusakan sejumlah fasilitas lalu lintas di Kota Malang. Ditaksir kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 600 juta. Demonstrasi itu dipicu oleh sikap protes masyarakat atas brutalitas polisi yang berujung pada tewasnya Affan Kurniawan, ojol yang dilindas rantis Brimob. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan bahwa saat pihak kepolisian membubarkan paksa, maksa aksi menyebar ke berbagai titik. Upaya perusakan sejumlah fasilitas lalu lintas milik Dishub Kota Malang pun tak terelakkan.

"Di antaranya ada di pos-pos polisi, kemudian perlengkapan jalan yang merupakan kewenangan Dishub. Untuk perlengkapan jalan ada yang bersuar dan tidak bersuar. Kalau tidak bersuar itu water barrier, barricade, rambu-rambu seperti marka jalan. Kemudian yang bersuar itu adalah warning light, ATCS, traffic light," ujar Jaya, Selasa 2 September 2025.

Menurutnya, kerugian paling besar akibat kerusakan 1 paket lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APIL) di Simpang Hotel Savana. Kabel-kabel telah terputus dan bagian lampu patah hingga tak dapat difungsikan kembali.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Selain itu sebanyak 6 unit rambu lalu lintas juga menjadi sasaran. Imbasnya, Dishub Kota Malang melakukan sejumlah pengaturan arus lalu lintas secara manual di kawasan Hotel Savana.

"Kami terpaksa melakukan pengalihan arus lalu lintas dengan cara memasang rambu lalu lintas. Pengalihan dari arah Jalan Sarangan, itu tidak diperbolehkan belok kanan langsung ke arah Jalan Kaliurang. Jadi kami belokkan dulu ke arah utara. Dengan harapan bisa berputar di U turn arah ke utara," jelasnya.

Pengaturan arus lalu lintas hanya bersifat sementara bersama personel dari Dishub Kota Malang dan Supeltas. Melalui pengaturan tersebut untuk menghindari kecelakaan.

"Ini sudah perbaikan terus, sifatnya sementara. 2-3 hari setelah kejadian ini kami lakukan pelacakan mana yang bisa dipakai. Kami berupaya sedemikian rupa agar bisa segera digunakan. Itu paling vital rusaknya di sana," katanya.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Kerusakan juga terjadi di jalan Soehat simpang Universitas Brawijaya (UB), dengan 10 unit barricade besi, 35 unit water barrier menjadi sasaran pembakaran. Sedangkan di Jalan Bandung terdapat 25 water barrier rusak terbakar.

"Kemudian 1 unit tenda Dishub di depan Gereja Jalan Ijen yang biasanya dipakai untuk pos CFD. Ada juga 30 unit barricade di Jalan Semeru atau yang ada di Patung Rudal, di situ habis juga. 20 water barrier terbakar juga di kawasan patung rudal sana, dan 40 unit di Jalan Tenes," jelas Jaya.

Untuk mengatasi kerusakan tersebut, Dishub Kota Malang akan mengajukan perbaikan pada bagian yang genting melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2025.

"Paling mahal di APIL itu. Kami ajukan ke PAK karena ini penting untuk perbaikan, urgent," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Audiensi dengan Ketua DPRK, BEM STKIP Muhammadiyah Abdya Bahas Isu Strategis Pro-Rakyat

Baca Selanjutnya

Diduga Curi Burung, Dua Pemuda Karang Dalem Nyaris Diamuk Warga Gunung Sekar Sampang

Tags:

kerusuhan Dishub Kota Malang Kota Malang Kerusakan Fasilitas Lalu Lintas demonstrasi brutalitas polisi Affan Kurniawan Brimob

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar