Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Pakar Ungkap Kemungkinan Kesalahan Prosedur Navigasi di saat Cuaca Buruk

Editor: Muhammad Faizin

28 Jan 2026 13:00

Thumbnail Kecelakaan Pesawat ATR 42-500,  Pakar Ungkap Kemungkinan Kesalahan Prosedur Navigasi di saat Cuaca Buruk
Salah satu dari Tim SAR yang sedang mencari para korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Foto: Instagram/ Kantorsar_medan).

KETIK, YOGYAKARTA – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dipastikan mengalami kecelakaan setelah menabrak Gunung Bulusaruang. Kepastian tersebut diperoleh setelah tim SAR gabungan menemukan serpihan badan pesawat di kawasan puncak gunung, beberapa hari setelah pesawat dinyatakan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Sejak laporan hilang diterima, tim SAR gabungan langsung mengerahkan upaya pencarian dan evakuasi secara intensif di medan pegunungan yang sulit. Operasi tersebut akhirnya dituntaskan pada Jumat malam, 23 Januari 2026 setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan kotak hitam atau black box pesawat berhasil diamankan.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan bahwa seluruh korban kecelakaan berjumlah 10 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, tujuh jenazah masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, sementara tiga jenazah yang telah teridentifikasi lebih dahulu telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Selain evakuasi korban, tim SAR juga berhasil mengamankan black box beserta sejumlah serpihan pesawat. Seluruh temuan tersebut kini telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan analisis mendalam guna mengungkap penyebab kecelakaan.

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir. Muhammad Agung Bramantya, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., menilai penemuan black box menjadi kunci utama dalam mengungkap kronologi dan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 tersebut.

Menurutnya, data dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi penerbangan, performa pesawat, serta komunikasi awak kokpit sebelum insiden terjadi.

“Pembacaan black box membutuhkan waktu beberapa hari hingga dua minggu. Namun, tetap membutuhkan analisis mendalam oleh pihak KNKT agar hasilnya benar-benar akurat,” ujarnya, Senin, 26 Januari 2026.

Bramantya juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi awal dari KNKT, kecelakaan diduga dipicu oleh kesalahan navigasi terhadap kondisi medan di sekitar lokasi kejadian. Ia menduga faktor cuaca buruk, berupa hujan deras disertai kabut tebal, berperan besar dalam menurunkan jarak pandang pilot.

Baca Juga:
Penumpang KMP Dharma Kartika Diduga Lompat ke Laut, Satpolairud Polres Situbondo dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

“Kabut tebal menyebabkan visibilitas pilot sangat rendah, sehingga penerbangan lebih banyak bergantung pada instrumen navigasi. Pada pesawat dengan sistem yang belum sepenuhnya otomatis, potensi kesalahan interpretasi instrumen atau gangguan komunikasi dengan ATC bisa terjadi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bramantya menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem penerbangan dan prosedur keselamatan setelah hasil analisis black box dirilis. Evaluasi tersebut dinilai krusial sebagai dasar penyusunan rekomendasi keselamatan penerbangan ke depan.

Ia berharap hasil investigasi KNKT dapat mendorong perbaikan prosedur navigasi, peningkatan pelatihan awak pesawat dalam menghadapi kondisi ekstrem, serta penguatan teknologi mitigasi risiko kecelakaan.

“Dalam jangka panjang, perlu peningkatan sistem ATC, pemantauan cuaca, pelatihan awak, serta kelengkapan peralatan dan kesiapsiagaan tim SAR agar respons terhadap kejadian serupa dapat lebih cepat dan efektif,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dihajar Malut United 4-0, Persik Kediri Fokus Perbaiki Lini Pertahanan Jelang Laga Versus Bali United

Baca Selanjutnya

Polres Blitar Kota Tetapkan Menantu di Wonodadi Tersangka Pembunuhan Mertua, Motif Dendam

Tags:

Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Tim SAR Navigasi udara UGM

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

11 April 2026 07:30

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

10 April 2026 06:40

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar