KETIK, MALANG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan seorang pesepeda dengan pengendara sepeda motor berplat nomor merah terjadi di perbatasan antara Kota Malang dan Kabupaten Malang tepatnya di Jalan Raya Segaran pada Minggu, 17 Mei 2026 lalu.

Dalam kejadian itu, korban yang bernama Septia Verra Kusumawardani (34) mengalami luka-luka setelah terjatuh ketika berpapasan dengan sepeda motor dinas tersebut. 

Mirisnya, pengendara motor bernopol L 6806 BP itu meninggalkan lokasi sebelum persoalan akibat kejadian tersebut belum selesai dibicarakan. Padahal, korban mengalami sejumlah luka di bagian mulut, tangan, hingga wajah sebelah kanan. 

Verra menuturkan, peristiwa itu bermula saat dirinya mengendarai sepeda fixed gear dari arah Kabupaten Malang menuju Kota Malang. Saat melintas di Jalan Raya Segaran, dari arah berlawanan muncul sepeda motor bernopol merah hendak menyeberang menuju sebuah bengkel di pinggir jalan.

Lalu tiba-tiba, pengendara motor itu memiringkan tubuh dan kendaraannya ke arah jalan raya saat hendak turun dari motor. 

Baca Juga:
Ketua Komisi IV DPRD Sampang Dukung Pembangunan Batalyon TP, Dinilai Dorong Ekonomi dan Keamanan Warga

"Setir sepeda saya mengenai tangan kiri pengendara itu. Setelah itu saya kehilangan kendali dan langsung terjatuh," jelasnya, Selasa, 19 Mei 2026. 

Ia mengungkapkan, sepeda yang digunakannya merupakan jenis fixed gear dengan pedal strap yang mengikat kaki ke pedal. Ketika insiden terjadi, sepeda jatuh ke sisi kiri, dan tubuhnya terlempar ke kanan karena kaki kanannya masih terikat pada pedal.

Usai terjatuh, korban dibantu sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Sedangkan suaminya, Nurulloh Rizka Setiadi yang posisinya sudah berada di depan juga langsung kembali untuk memberikan pertolongan.

Verra mengaku sempat mendapat permintaan maaf dari pengendara motor tersebut. Bahkan, pengendara itu pergi ke toko untuk membeli kapas dan suaminya membeli obat luka untuk mengobati luka yang dialami istrinya itu. 

Baca Juga:
Cuaca Jawa Timur Sedang "PHP" Kadang Panas Kadang Hujan, BMKG Berikan Penjelasan

"Sempat minta maaf dan bilang mau beli kapas. Suami saya juga beli obat Betadine," tambahnya. 

Namun di tengah proses penanganan luka, pengendara motor bernopol merah itu tiba-tiba sudah menghilang. Verra dan suaminya berusaha mencari keberadaannya termasuk bertanya kepada warga yang ikut membantu di lokasi.

"Saya tanya ke warga dan orang-orang yang ikut membantu dan menolong saya. Ternyata, tidak ada yang tahu kemana pengendara motor itu pergi," pungkasnya. (*)