Kasus Kematian Siswa MTs Plus Al Mahmud Blitar Akibat Dilempar Kayu Berpaku Naik ke Tahap Penyidikan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

7 Okt 2024 14:03

Headline

Thumbnail Kasus Kematian Siswa MTs Plus Al Mahmud Blitar Akibat Dilempar Kayu Berpaku Naik ke Tahap Penyidikan
Waka Polres Blitar Kota, Kompol I Gede Suartika, Senin 7 Oktober 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Polres Blitar Kota telah meningkatkan status kasus dugaan penganiayaan terhadap M Keisa Anwar Alfairus (13), siswa MTs Plus Al Mahmud di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Keisa meninggal dunia pada 17 September 2024 setelah diduga dilempar kayu berpaku oleh gurunya.

Waka Polres Blitar Kota, Kompol I Gede Suartika, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 22 orang saksi terkait kasus ini, termasuk terduga pelaku.

“Kita sudah melakukan proses penyidikan, jadi bukan lagi penyelidikan. Sampai sekarang, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang saksi,” ujar Gede, Senin, 7 Oktober 2024.

Sebelumnya, makam korban di TPU Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, dibongkar untuk proses autopsi oleh Polres Blitar Kota bersama Tim Medis RS Bhayangkara Kediri pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Ekshumasi dilakukan guna mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian Keisa.

“Seperti yang teman-teman ketahui, Jumat kemarin kita telah melakukan proses ekshumasi. Jadi sekarang, kita masih menunggu hasilnya,” tambah Gede.

Terkait penetapan tersangka, Gede menyatakan bahwa polisi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih menunggu hasil autopsi.

“Saya belum bisa menyampaikan itu (penetapan tersangka), yang jelas kita masih menunggu hasil ekshumasi,” pungkasnya.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

M Keisa Anwar Alfairus, siswa kelas 8 MTs Plus Al Mahmud, diduga meninggal dunia setelah dilempar kayu berpaku oleh salah satu ustaz di sekolahnya pada 15 September 2024. 

Berdasarkan keterangan polisi, kejadian bermula saat ustaz tersebut melempar kayu berpaku ke arah sekelompok siswa yang sedang bermain badminton ketika waktu salat Duha telah tiba.

Nahas, kayu tersebut mengenai kepala Keisa. Ia sempat dilarikan ke RSUD Srengat Blitar dan kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri sebelum akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.

Namun, pihak yayasan sekolah menyatakan bahwa insiden ini merupakan sebuah ketidaksengajaan. Menurut pihak yayasan, ustaz tersebut sedang membersihkan area dan tak sengaja membuang kayu berpaku yang akhirnya mengenai Keisa.

Keterangan ini berbeda dengan temuan polisi, yang menyebutkan bahwa kayu berpaku sengaja dilempar ke arah kerumunan siswa.

Kasus ini terus berkembang, dan masyarakat kini menunggu hasil autopsi serta keputusan akhir terkait penetapan tersangka.(*)

Baca Sebelumnya

Romo Benny Dikenal Gigih Perjuangkan Aktualisasi Nilai Pancasila

Baca Selanjutnya

Lebih dari 400 Peserta Ikuti Kejurkab Mobile Legends di Lumajang

Tags:

kasus kematian Siswa MTs Polres Blitar Blitar Kabupaten Blitar Polres Blitar Kota pelaku

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar