Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Editor: Al Ahmadi

15 Apr 2026 17:47

Thumbnail Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi lokasi produksi makanan dalam kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pacitan, Rabu, 15 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Penanganan kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pacitan terus berjalan, termasuk pembahasan soal pihak yang akan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Ketua Satgas MBG Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, mengatakan hingga saat ini mekanisme pertanggungjawaban, terutama terkait biaya pengobatan korban, masih dalam proses pembahasan oleh pemerintah daerah.

“Kalau sudah ada BPJS ya menggunakan BPJS. Tapi mestinya ada regulasinya. Saat ini masih dirapatkan dan dalam pembahasan oleh Dinas Kesehatan,” ujarnya kepada Ketik.com, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, dalam kasus serupa yang pernah terjadi di daerah lain, biaya penanganan korban ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Baca Juga:
Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Namun, untuk kasus di Pacitan, keputusan resmi masih menunggu hasil koordinasi lintas instansi.

Pun pria yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Pacitan itu juga memastikan seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis dan dalam pemantauan. 

"Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi korban stabil," ungkapnya.

Di sisi lain, imbuhnya, evaluasi juga akan terus dilakukan terhadap sistem pengawasan.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Peran sekolah dalam melakukan pengecekan makanan sebelum dikonsumsi siswa juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Pengecekan makanan itu sampai di sekolah, bisa dicicipi oleh pihak sekolah. Kalau ada yang tidak pas harus segera dilaporkan,” katanya.

Ditanya soal temuan dilapangan, Heru menyebut, kejadian ini menjadi yang pertama di Pacitan.

"Tidak ada kasus sebelumnya," ungkapnya.

Pemerintah daerah bersama Satgas MBG mendorong agar kasus ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan sebelumnya disebut telah memberikan sejumlah catatan kepada pihak SPPG, termasuk terkait pengelolaan limbah dan standar kebersihan.

"Memang ada beberapa kekurangan yang harus kita perbaiki. Terus bersama-sama kita harus saling mengingatkan dan mengawasi, yang paling penting itu," ujarnya.

Heru menjelaskan, sejak kejadian mencuat, dinas terkait juga langsung melakukan penanganan dengan mengambil sampel makanan serta memeriksa kondisi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“BGN sudah kami dorong untuk mengambil langkah, dan dari sana sudah turun untuk melakukan suspend SPPG. Sekarang tinggal menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebabnya,” jelasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Baca Selanjutnya

Genjot Sertifikasi Halal, Pemkot Batu Siapkan Ratusan Kuota Bantuan untuk UMKM

Tags:

Satgas MBG Pacitan Kasus Keracunan Pacitan Tanggung Jawab MBG BGN Indonesia dinkes pacitan Info Pacitan Berita pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar