KETIK, SITUBONDO – Danrem 083/Baladika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Situbondo menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak dan penguat program pemerintah, Rabu 6 Mei 2026.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan Korem 083 Baladika Jaya berperan sebagai katalisator di lapangan. Kami memperkuat koordinasi yang efektif, mengkomunikasikan antar pemangku kepentingan, serta membantu mempercepat implementasi program pembangunan, termasuk KDMP,” kata Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan.

Danrem 083/Baladika Jaya menambahkan, seluruh langkah yang diambil harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta tujuan pembangunan nasional. Dan Korem 083/Baladika Jaya siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Jika ada kesulitan di lapangan, kami hadir untuk memberikan solusi terbaik. Tujuannya satu, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Danrem juga menaruh harapan besar terhadap pengembangan gerai KDMP di Desa Klatakan agar mampu berkembang pesat dan menjadi percontohan (role model) bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Situbondo.

Menurut Danrem 083/Baladika Jaya, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat sistem distribusi barang secara mandiri di tingkat desa. “Ke depan, gerai KDMP ini harus mampu membangun kepercayaan publik dengan menunjukkan manfaat nyata,” tegasnya.

Baca Juga:
Wabup Situbondo Sambut Kunjungan Kerja Danrem 083/Baladhika Jaya

Danrem 083/Baladika Jaya juga mengapresiasi progres pembangunan KDMP di Kabupaten Situbondo. Dari total target 74 titik, kini sebanyak 28 titik telah terealisasi. Ia juga menilai capaian tersebut sebagai langkah positif, namun tetap harus diiringi dengan peningkatan kinerja agar target dapat tercapai tepat waktu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Optimisme kolektif menjadi kunci. Tidak ada ruang untuk pesimisme. Semua pihak harus bergerak bersama untuk memastikan program ini berjalan sukses,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Pastikan Akurasi Data Kemiskinan, Camat Asembagus Situbondo Laksanakan Groundcheck Mandiri