KETIK, HALMAHERA SELATAN – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Halmahera Selatan. Dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut, Halmahera Selatan menerima 12 penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN atas capaian di bidang pembangunan keluarga, pelayanan keluarga berencana, serta percepatan penurunan stunting.
Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (17/8/2026) malam. Momentum tersebut sekaligus menandai capaian daerah dalam memperkuat pembangunan keluarga dan intervensi penurunan stunting di Bumi Saruma.
Dari 12 penghargaan yang diterima, dua di antaranya diberikan secara khusus kepada Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.
Penghargaan kepada Bupati dan Wakil Bupati diserahkan langsung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangkaian acara tersebut.
Hasan Ali Bassam Kasuba menerima penghargaan sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2026. Penghargaan dengan kategori yang sama juga diberikan kepada Helmi Umar Muchsin sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2026.
Baca Juga:
81 Tahun Indonesia, Bupati Bassam Menimbang Jejak Negara di Bumi SarumaPenghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga, terutama dalam pengasuhan, pemenuhan kebutuhan keluarga, tumbuh kembang anak, serta pencegahan stunting.
Selain Bupati dan Wakil Bupati, penghargaan Kemendukbangga/BKKBN juga diberikan kepada unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penggerak keluarga, dan lembaga pengasuhan anak.
Hari Purnomo Trisnadi, Camat Bacan Timur Tengah, menerima penghargaan sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan Kecamatan Tahun 2026.
Baca Juga:
Pesan Kemerdekaan Bupati Bassam untuk Paskibraka Halmahera SelatanSelanjutnya, Wusta Sy. Soleman, Kepala Desa Marabose, Kecamatan Bacan, menerima penghargaan atas Kontribusi Orang Tua Asuh dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Desa Marabose Tahun 2026.
Penghargaan serupa diberikan kepada Mahrani Wusta, Ketua TP-PKK Desa Marabose, atas kontribusinya sebagai orang tua asuh dalam pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Desa Marabose.
Sementara itu, TAMASYA Insan Kamil menerima penghargaan sebagai Pengelola TAMASYA atau Taman Asuh Sayang Anak Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2026.
Tidak hanya diberikan kepada individu dan lembaga, sejumlah penghargaan juga diraih atas nama Kabupaten Halmahera Selatan melalui capaian pelayanan keluarga berencana di tingkat provinsi hingga nasional.
Halmahera Selatan tercatat sebagai Daerah dengan Kontribusi Akseptor Terbanyak pada Pelayanan KB Awal Tahun 2026.
Daerah ini juga meraih penghargaan sebagai Tertinggi I Pelayanan KB Kategori Non-KBPP Tingkat Provinsi dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2026.
Pada tingkat nasional, Halmahera Selatan berhasil masuk dalam 15 Besar Capaian Pelayanan KB Kategori PB MKJP Tahun 2026.
Capaian berikutnya yakni Tertinggi II Pelayanan KB Kategori PB KBPP dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tahun 2026, serta Tertinggi II Pelayanan KB Kategori PB KBPP Tingkat Provinsi Tahun 2026.
Halmahera Selatan juga memperoleh penghargaan sebagai Tertinggi II Pelayanan KB Jenis Kontrasepsi MOW/MKJP dalam rangka HARGANAS Tahun 2026.
Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari aksi serentak “Gerakan Merah Putih Peduli Keluarga” yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada rangkaian yang sama, juga dilakukan penyerahan BMT oleh Orang Tua Asuh (OTA) Cegah Stunting, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan. Selain itu, BAZNAS Halmahera Selatan turut menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada orang tua yang memiliki anak stunting, bantuan stimulan insentif, serta dukungan bagi Sekolah Lansia.
Kepala DP3A-KB Halmahera Selatan, Karima Nasaruddin, mengatakan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan stunting dapat menjangkau keluarga sasaran secara langsung.
“Penurunan stunting membutuhkan kerja bersama. Semua pihak harus bergerak agar manfaat program benar-benar sampai kepada keluarga yang membutuhkan,” ujar Karima.
Menurut Karima, rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah daerah, perangkat daerah, BAZNAS, orang tua asuh hingga masyarakat.
Ia berharap 12 penghargaan yang diterima pada momentum HUT ke-81 RI menjadi penyemangat untuk menjaga kesinambungan program pembangunan keluarga sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor di Halmahera Selatan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja, memperkuat pelayanan dan menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga di Bumi Saruma,” ungkap Karima mengakhiri.