KETIK, PACITAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut memiliki magnitudo M5,3 dengan kedalaman 53 kilometer.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 9,05° Lintang Selatan dan 111,11° Bujur Timur, sekitar 96 kilometer arah tenggara Pacitan.

Berdasarkan hasil analisis, gempa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng dan termasuk kategori gempa dangkal dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Akibatnya, sejumlah daerah di Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merasakan getarannya. Pada skala intensitas III MMI, getaran dirasakan jelas di Pacitan, Wonogiri, Tulungagung, dan Blitar, seperti sensasi truk yang melintas di dalam rumah.

Sementara intensitas II MMI dirasakan lebih lemah oleh sebagian warga di wilayah seperti Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Malang, Jember, Nganjuk, Magetan, Klaten, Ponorogo, dan Trenggalek.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa, serta selalu mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG. (*)

Baca Juga:
Berikut Pantauan BMKG Prakiraan Cuaca dan Kelembapan Udara Kota-Kota Besar Sabtu 27 Juni 2026
Baca Juga:
Pantauan BMKG: Prakiraan Cuaca dan Tingkat Kelembapan di Sejumlah Kota Besar Pagi Ini