KETIK, MALANG – Satlantas Polres Malang mencatat prestasi dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Jajaran Satlantas Polres Malang menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan Ramp Check kendaraan umum tingkat Polres jajaran Polda Jawa Timur.
Penghargaan juara pertama tersebut diberikan berdasarkan hasil pelaksanaan Ramp Check selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung pada 2 hingga 15 Februari 2026.
Piagam penghargaan diserahkan langsung Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Rahmat Hakim kepada Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska. Penyerahan dilakukan dalam kegiatan Evaluasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) serta Bimbingan Teknis yang digelar di Kota Batu.
Dalam penilaian tersebut, Satlantas Polres Malang tercatat paling banyak melakukan Ramp Check terhadap kendaraan umum maupun kendaraan wisata selama pelaksanaan operasi.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama sekaligus menjadi pengingat bahwa pemeriksaan kendaraan merupakan bagian penting dari upaya mencegah kecelakaan.
"Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah bagaimana kegiatan Ramp Check benar-benar memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan wisata," kata AKP Chlvin saat dikonfirmasi, Selasa, 11 Agustus 2026.
Menurut dia, pemeriksaan kendaraan tidak semata-mata dilakukan untuk menemukan pelanggaran. Petugas juga memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
"Setiap kendaraan yang membawa masyarakat harus dipastikan memenuhi aspek keselamatan. Karena itu, pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar potensi kecelakaan dapat diminimalkan sejak awal," ujarnya.
Pelaksanaan Ramp Check juga menjadi perhatian karena kendaraan umum dan kendaraan wisata membawa banyak penumpang. Kondisi kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan pengemudi menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum kendaraan beroperasi.
Chelvin mengatakan pihaknya tidak dapat bekerja sendiri. Pelaksanaan pemeriksaan tersebut dilakukan dengan mengedepankan sinergi bersama instansi terkait.
"Sinergi dengan seluruh pihak menjadi kunci. Kami bersama instansi terkait terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan para pengemudi agar keselamatan menjadi kebutuhan utama dalam berlalu lintas, bukan hanya karena adanya operasi," jelasnya.
Sementara itu, kegiatan evaluasi Kamseltibcarlantas dan bimbingan teknis yang diselenggarakan Ditlantas Polda Jatim menjadi sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan profesionalisme personel satuan lalu lintas.
Evaluasi tersebut juga dilakukan untuk mengukur kinerja program penangkalan kecelakaan dan mengoptimalkan pelayanan publik di bidang transportasi darat di wilayah Jawa Timur.
Selain evaluasi, jajaran lalu lintas bersama instansi terkait menyamakan langkah dalam mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar.
Bagi Satlantas Polres Malang, penghargaan juara pertama bukan menjadi akhir dari capaian. Hasil tersebut justru menjadi dorongan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kegiatan pemeriksaan kendaraan.
"Kami akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pemeriksaan di lapangan. Harapannya, kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman," pungkas Chelvin. (*)
