Era Agentic AI Dimulai, Pemerintah Genjot Pengembangan Talenta Digital

Editor: Muhammad Faizin

18 Apr 2026 06:20

Headline

Thumbnail Era Agentic AI Dimulai, Pemerintah Genjot Pengembangan Talenta Digital
Wamenkomdigi Nezar Patria saat membuka Workshop Artificial Intelligence Talent Factory (AITF), Jumat, 17 April 2026 di kampus UGM Yogyakarta. (Foto: Humas UGM)

KETIK, YOGYAKARTA – Penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi sekadar isu teknologi, tetapi telah menjadi bagian dari dinamika geopolitik global. Negara yang unggul dalam pengembangan AI berpotensi memperkuat pengaruhnya di kancah dunia.

Di sektor ketenagakerjaan, kebutuhan terhadap talenta yang menguasai AI juga terus meningkat. Karena itu, pemerintah mendorong generasi muda untuk mengembangkan kompetensi digital, khususnya dalam bidang AI, guna mendukung kebutuhan industri dan pembangunan nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menegaskan bahwa masa depan dunia kerja akan menggabungkan peran manusia dan teknologi digital.

“Ke depan, dunia kerja akan merupakan kombinasi antara manusia dan digital humans. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk mempersiapkan talenta yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga mengembangkannya,” ujarnya saat membuka Workshop Artificial Intelligence Talent Factory (AITF), Jumat, 17 April 2026 di kampus UGM Yogyakarta. 

Baca Juga:
Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Nezar menekankan pentingnya pendekatan problem-first dalam pengembangan AI, yakni menempatkan solusi atas persoalan nyata sebagai prioritas utama. Ia menyebut sektor kesehatan, pangan, energi, dan perikanan sebagai bidang strategis yang berpotensi dikembangkan melalui pemanfaatan AI.

Selain kemampuan teknis, ia juga mengingatkan pentingnya penguatan keterampilan non-teknis, seperti critical thinking, ethical judgment, dan desain interaksi manusia dengan AI.

“Pengembangan AI tetap berorientasi pada manusia dan tidak menimbulkan dampak negatif,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, menilai AI harus dipahami sebagai alat yang manfaatnya bergantung pada kemampuan pengguna.

Baca Juga:
KA Bangunkarta Anjlok di Emplasemen Bumiayu, Ini Rekayasa Perjalanan di Daop 7 Madiun

“AI adalah tools. Seberapa besar manfaatnya tergantung pada manusia di baliknya. Tanpa pemahaman dasar yang kuat, penggunaan AI justru berpotensi menghasilkan interpretasi yang keliru,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memanfaatkan AI secara bijak tanpa meninggalkan kemampuan berpikir kritis.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan, bukan sekadar pengguna teknologi. Pemanfaatan AI harus tetap diiringi dengan kemampuan berpikir kritis,” tegasnya.

Workshop ini diikuti oleh 98 mahasiswa dan 28 dosen pembimbing dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Esther Irawati Setiawan, yang dikenal sebagai Google Developer Expert (GDE) di bidang AI dan Cloud Computing.

Dalam pemaparannya, ia membahas perkembangan teknologi AI, khususnya pergeseran dari machine learning konvensional menuju penggunaan large language model (LLM) dan era agentic AI.

“Sekarang kita sudah masuk ke era agentic AI, di mana sistem tidak hanya menjawab, tetapi juga memiliki kemampuan reasoning, planning, hingga mengeksekusi tugas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemilihan teknologi yang tepat sesuai kebutuhan. Menurutnya, tidak semua permasalahan harus diselesaikan menggunakan LLM.

“LLM memang sedang hype, tapi tidak semua solusi harus menggunakan LLM. Kita perlu menyesuaikan dengan kebutuhan agar tidak overkill,” jelasnya.

Workshop yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada ini difokuskan pada peningkatan kapasitas peserta melalui sesi diskusi progres, pendampingan studi kasus, serta kuliah pakar.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap dapat mencetak talenta digital yang adaptif, kritis, dan solutif, sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan di era transformasi digital, termasuk dalam penguatan komunikasi publik dan ketahanan informasi nasional.

Baca Sebelumnya

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

Baca Selanjutnya

Operasi Besar Serentak, Nyaris 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan Pemprov DKI Jakarta

Tags:

kecerdasan buatan AI talenta digital Indonesia Nezar Patria Komdigi agentic AI LLM workshop AI Indonesia transformasi digital

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Aktivis KontraS Andrie Yunus Surati Presiden Prabowo, Desak Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

18 April 2026 09:40

Aktivis KontraS Andrie Yunus Surati Presiden Prabowo, Desak Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan

18 April 2026 08:05

Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan

Operasi Besar Serentak, Nyaris 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan Pemprov DKI Jakarta

18 April 2026 06:40

Operasi Besar Serentak, Nyaris 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan Pemprov DKI Jakarta

Era Agentic AI Dimulai, Pemerintah Genjot Pengembangan Talenta Digital

18 April 2026 06:20

Era Agentic AI Dimulai, Pemerintah Genjot Pengembangan Talenta Digital

Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman

17 April 2026 15:30

Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H