Calista Donuts khas Pacitan, UMKM Buatan Ibu yang Bikin Kangen

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: M. Rifat

29 Sep 2023 06:00

Thumbnail Calista Donuts khas Pacitan, UMKM Buatan Ibu yang Bikin Kangen
Calista Donuts hasil karya tangan terampil Ibu rumah tangga yang wajib dicicip. (Foto: Calista Donuts for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Berkunjung ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur jangan lewatkan oleh-oleh khas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Salah satunya produk Calista Donuts yang dibuat oleh seorang ibu rumah tangga yang bikin kangen untuk disantap.

Calista Donuts menghadirkan donat dengan cita rasa yang autentik, setiap gigitan menciptakan petualangan rasa. Mulai dari lapisan cokelat lembut, hingga taburan topping yang meleleh di mulut. Pun setiap variasinya dirancang untuk memberikan ledakan rasa memikat dan ngangenin.

Begitulah ungkapan yang tepat untuk brand UMKM Calista Donuts asli buatan masyarakat setempat. Kini, juga sukses menjajah pasar kuliner mancanegara.

UMKM yang memikat hati para pecinta kuliner ini, menjual produk kreasi berupa donat lezat yang bentuk lucu dengan topping warna warni. Masyarakat sekitar menyebutnya 'Donat Kekinian'.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Foto Pemilik Calista Donuts, Wirati (47), yang berangkat dari hobinya  sejak usia muda telah menekuni dunia perkulineran nusantara. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Pemilik Calista Donuts, Wirati (47), yang berangkat dari hobinya sejak usia muda telah menekuni dunia perkulineran nusantara. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Sentra produksinya terletak di RT 01 RW 02, Dusun Nglaos, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung. Dapat ditempuh sekitar 13 menit dengan jarak 8 kilometer dari pusat kota.

Pemilik Calista Donuts, Wirati (47), berangkat dari hobinya yang sejak usia muda telah menekuni dunia perkulineran nusantara. "Awalnya, biasa diminta untuk bantu menyiapkan masakan nikahan, kondangan dan lain lain. Terus juga pernah mencoba buat jajanan pasar juga, dari situ mulai mencoba ke yang lain," katanya, kepada media online nasional Ketik.co.id, Jumat, (29/9/2023).

Meski tak melalui pembelajaran formal, keahlian ibu dua anak itu telah diakui di wilayah tersebut. Puluhan kudapan maupun camilan pernah dirinya buat. Bahkan, berkat kelihaiannya memasak Ia sering diminta tetangga untuk mengolah hidangan hajatan dengan partai besar.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Setelah itu, diinisiai bersama keluarga coba-coba untuk membuat bisnis," imbuhnya.

Walhasil, Dia bersama anak sulungnya iseng-iseng menciptakan makanan kuliner nyentrik, yang kini berhasil mengubah pandangan masyarakat tentang donat. Dirasa sebagai makanan yang selalu bikin eneg diperut 

Oleh karena itu, Wirati mencoba membuat donat yang unik dengan beragam varian rasa. Beralih ditingkatkan dalam kualitas rasa, variasi topping donat, pemilihan rupa bungkus, hingga pemasaran offline maupun online.

Foto Rupa packaging Calista Donuts khas Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Rupa packaging Calista Donuts khas Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

"Dulu saya mulai hanya untuk iseng saja, tetapi hasilnya terbukti sangat lezat kata anak saya. Terus, Dia (si anak) nyaranin untuk diberikan tambahkan varian rasa topping pada donat. Akhirnya ya Calista Donuts saat itu mulai mencoba dijual," lanjutnya.

Di tangan terampilnya itu, kini Calista Donuts menawarkan tidak kurang dari 12 varian rasa yang menggoda, mulai dari klasik seperti coklat dan tiramisu hingga eksotis seperti mangga dan stroberi. Ada juga pilihan luar biasa seperti choco crunchy, meses, cappuccino, dan masih banyak lagi. 

Keberagaman rasa itu, kata Dia, menjadikan Calista Donuts sesuai kepinginan konsumen, cocok untuk semua selera. Terlebih sebagai jajanan lezat bagi pecinta kuliner di tahan air.

"Yang membedakan Calista Donuts dari yang lain adalah bahan dasarnya yang unik. Donat buatan Wiranti ini menggunakan campuran kentang dan tepung terigu yang memberikan tekstur lembut dan lezat," ucapnya.

Begitu pula, dengan harga yang sangat terjangkau, antara Rp30 ribu hingga Rp60 ribu rupiah per kotak, membikin Calista Donuts cocok untuk semua kalangan, dari masyarakat kelas bawah hingga kalangan elit. Siapa pun dapat menikmati kelezatan donat ini.

Sejauh ini, dalam kurun waktu sekitar lima tahun berjalan. Kini, brand Calista Donuts dapat meraup untung puluhan juta rupiah. 

"Ya kalau sekarang, dalam sebulan Rp15 jutaan udah bisa pegang," bebernya.

Di samping itu, demi mempermudah pelanggan dalam memesan, Calista Donuts juga dapat menerima pesanan online melalui Instagram resmi yakni @calista_donuts_pct dan nomor WhatsApp 085335483491. Hal Ini memungkinkan konsumen lokal dan maupun masyarakat luar desa untuk dengan mudah menjelajahi dan memilih varian donat favorit mereka.

Perjalanan sukses Calista Donuts adalah contoh nyata dari bagaimana usaha kecil dapat tumbuh dengan bumbu inovatif yang membuatnya menarik. Selain penggunaan media sosial yang baik juga penting dilakukan.

"Donat Calista akan memberikan rasa manis yang tak terlupakan dalam hidup kamu. Silahkan mencoba," tutupnya dengan wajah berseri.(*)

Baca Sebelumnya

Jembatan Pelor Tutup Seminggu, Redam Kekhawatiran Warga Sekitar

Baca Selanjutnya

Intip Harta Kekayaan Syahrul Yasin Limpo Sejak Menjabat sebagai Menteri Pertanian

Tags:

UMKM Calista Donuts pacitan Kebonagung Banjarjo

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H