Bupati Bandung Ungkap Kejayaan Sarung Majalaya di Acara Fashion Show

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

12 Des 2023 15:17

Thumbnail Bupati Bandung Ungkap Kejayaan Sarung Majalaya di Acara Fashion Show
Bupati Bandung Dadang Supriatna memberi sambutan pameran Fasionablity Impression Fashion Show Saroeng Majalaya 2023 di Trans Convention Center (TCC) Bandung, Selasa (12/12/2023) malam, (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Tradisi menenun di Jawa Barat sudah dikenal sejak ratusan tahun yang silam. Istilah 'upageuning' yang tertulis dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian, mengungkapkan bahwa masyarakat Jawa Barat sudah mengenal kesopanan dalam berbusana.

Salah satu daerah penghasil sarung tenun di Jawa Barat adalah Kecamatan Majalaya di Kabupaten Bandung

Saat menghadiri pameran Fasionablity Impression Fashion Show Saroeng Majalaya 2023 di Trans Convention Center (TCC) Bandung, Selasa (12/12/2023) malam, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang menggelar kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini berpotensi membangkitkan lagi kejayaan Sarung Majalaya yang cukup bersejarah.

Bupati Bandung lantas mengutip Tim Peneliti Program Studi Magister Desain, Institut Teknologi Bandung, bahwa pada Saroeng Majalaya ditemukan motif poleng sebagai motif lokal yang pernah muncul antara tahun 1930-1970.

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

"Motif poleng merupakan aplikasi dari motif dasar dengan struktur yang termasuk ke dalam kategori garis dan kotak-kotak," jelas bupati. 

Pada zamannya, imbuh bupati, nomenklatur variasi sarung poleng Majalaya antara lain dikenal dengan poleng camat, poleng haji, poleng totog, poleng bolegbag, poleng taliktik, poleng namicalung, dan lainnya.

Foto Fasionablity Impression Fashion Show Saroeng Majalaya 2023 di Trans Convention Center (TCC) Bandung, Selasa (12/12/2023) malam, (Foto: Iwa/Ketik.co.id)Fasionablity Impression Fashion Show Saroeng Majalaya 2023 di Trans Convention Center (TCC) Bandung, Selasa (12/12/2023) malam, (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Menurut Bupati Dadang Supriatna, kini sarung Majalaya bukan saja menjadi sektor industri tekstil di Jawa Barat, namun menjadi kebanggaan Kabupaten Bandung yang ikut mengangkat nama dan potensi lainnya.

Baca Juga:
Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

"Variasi motif sarung Majalaya dapat dikreasikan menjadi aneka ragam busana juga hasil kerajinan yang bernilai estetis dan ekonomis," ujarnya.

Karena itu Kang DS sangat menyambut baik rangkaian kegiatan APPMI bersama Dekranasda yang mengangkat tiga sektor bidang, yaitu bisnis dan trade, pendidikan dan teknologi serta wastra dan busana.

"Terlebih lagi dengan kegiataan tersebut diisi beragam acara seperti pameran dagang, coaching clinic dan seminar, pagelaran fashion show yang akan menjadi wahana untuk memetakan proses fashion dari hulu ke hilir di Jawa Barat," ungkapnya. 

Ia berharap para pelaku usaha bisa peka dan beradaptasi dengan perkembangan mode dan permintaan masyarakat. Diharpkan pula APPMI bisa menjadi wadah untuk turut mengembangkan potensi pelaku usaha dan perajin di bidang mode dan kriya, sehingga produk-produk dari berbagai daerah di Jawa Barat dapat menembus pasar nasional dan internasional.

"Juga tentu saja dapat memanfaatkan agenda ini sebagai momentum menjalin kerjasama dagang, meningkatkan potensi usaha, memamerkan hasil karya serta memperluas jaringan pasar," tuturnya.

Kang DS menandaskan dalam setiap tantangan, selalu ada peluang. Digitalisasi, kreasi, inovasi dan adaptasi menjadi kunci utama dalam mengendalikan pasar sektor fashion.

"Silahkan berinovasi dengan berpikir positif mengenai peluang-peluang di tengah badai tantangan," tandasnya.

Menurutnya, pelaku usaha fashion pada dasarnya merupakan individu yang kreatif. Mereka sudah tidak asing lagi dengan perubahan tren yang perlu diantisipasi dan diadaptasi. 

"Namun perlu diingat para pelaku usaha sektor fashion ini juga harus mengatur strategi promosi produknya dengan memanfaatkan segala bentuk platform, media sosial, serta aplikasi lainnya yang tentu saja lebih cepat, efektif, efisien untuk menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya," tuturnya.

Ia menilai menjalankan bisnis fashion berbasis teknologi merupakan bisnis yang sulit dan penuh dengan tantangan.

"Hanya mereka yang berambisi dan cerdas yang mampu unggul dan dengan sukses melewati semua tantangan yang ada. Tidak mudah menyerah, kompetitif dan fokus," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Anies Baswedan: Negara Ini Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan!

Baca Selanjutnya

Pemkab Malang Raih IGA 2023 sebagai Kabupaten Sangat Inovatif

Tags:

Fashion show BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA sarung majalaya majalaya

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

16 April 2026 23:03

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda