Buntut Demo Driver Ojol, Pemkot Malang Bakal Bikin Aplikasi Baru

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

18 Sep 2023 08:30

Thumbnail Buntut Demo Driver Ojol, Pemkot Malang Bakal Bikin Aplikasi Baru
Proses audiensi antara DPRD, Pemkot Malang, dan driver ojol yang demo. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Usai melakukan aksi demontrasi di depan Kantor DPRD Kota Malang, perwakilan driver ojek online (ojol) Malang Raya mendapat kesempatan untuk audiensi bersama Pemerintah Kota, DPRD Kota Malang, dan perwakilan aplikator. 

Dari audiensi tersebut, diputuskan untuk menciptakan aplikasi ojek online lokal Kota Malang bagi para driver. Wali Kota Malang, Sutiaji telah meminta Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) dan start up untuk mengembangkan aplikasi tersebut.

"Kami ada tim khusus untuk meminta kepada Tugu Aneka Usaha mendatangkan perwakilan dari driver, kami ada Kominfo dan ada teman-teman komunitas. Selain itu ada juga dari start up yang ingin membuat aplikasi online lokal. Nanti pemilik sahamnya adalah teman-teman driver, negara hanya memfasilitasi," ujar Sutiaji pada Senin (18/9/2023).

Sutiaji memastikan dalam mengembangkan aplikasi akan melibatkan driver untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi Kota Malang. Ia mengklaim bahwa pembuatan aplikasi tidak akan memakan banyak biaya. Bahkan para pelaku start up juga telah menyanggupi rencana tersebut.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Secepatnya kita realisasikan. Pembandingnya dari aplikasi yang sudah ada. Nanti driver akan diundang bersama-sama, saya sudah telepon teman-teman start up, kata mereka sangat bisa," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa aksi demontrasi yang dilakukan para driver untuk menuntut aplikator menerapkan keputusan dari Gubernur Jawa Timur tentang pemotongan tarif. 

"Teman-teman driver tidak muluk-muluk permintaannya, cuma bagaimana tarif yang sudah ditentukan di keputusan Gubernur itu dilaksanakan. Maka kami minta kepada aplikator untuk menerapkan itu," jawab Sutiaji.

Sutiaji mengaku bahwa pemerintah menghadapi kendala dalam menegakkan sanksi. Oleh karena itu, pembuatan aplikasi berbasis lokal ini diambil sebagai salah satu alternatif yang bisa dilakukan Pemkot Malang.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Kelemahannya pemerintah, kita susah memberikan sanksi. Makanya kita membuat alternatif, karena driver dianggap bukan pekerja tapi sebagai mitra. Mereka bisa dapat pemutusan dengan seenaknya, sementara dia (aplikator) memasukan driver (baru) terus. Kemudian ini juga sudah disampaikan ke Komnas HAM berkaitan dengan masalah pekerja rentan," ucap Sutiaji.(*)

Baca Sebelumnya

Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Terbuka Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Jatim

Baca Selanjutnya

Survei LSI Tempatkan Pasangan Prabowo - Airlangga Urutan Teratas Pilihan Rakyat

Tags:

Driver Ojol Ojol Malang Raya Ojek online Tarif Ojol Aplikasi Ojol Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H