KETIK, SITUBONDO – Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengajak para lanjut usia (lansia) untuk ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting melalui penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Jumat 8 Mei 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Wabup Situbondo pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang berlangsung di halamanan belakang Dinas Kesehatan Situbondo, Jalan PB Sudirman Situbondo.

Hadir dalam kegiatan tersebut mantan Kepala Dinkes, Sholihin, ,Budi, Abu Bakar Abdi, mantan mantan tenaga kesehatan Dinkes, dan mantan pejabat Pemkab Situbondo serta masyarakat umum.

Wabup Situbondo Ulfiyah mengatakan, lansia memiliki peran penting dalam keluarga, khususnya dalam memberikan pola asuh, menjaga kesehatan cucu, hingga mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Karena itu, keterlibatan lansia dinilai sangat strategis dalam menekan angka stunting di Kabupaten Situbondo.

Baca Juga:
Suasana Haru Warnai Penyerahan Santunan Kematian kepada Ahli Waris Guru KB 01 Wringinanom Situbondo

“Pencegahan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Lansia juga memiliki peran besar dalam memberikan edukasi pola hidup sehat di lingkungan keluarganya,” ujar Wabup Situbondo.

Selain itu, kata Wabup Situbondo, para lansia diajak membiasakan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif memeriksakan kesehatan secara berkala.

"Kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, dan edukasi gizi keluarga serta dilaksanakan bazar UMKM," kata Wabup Situbondo.

Ia juga menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap kampanye ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah stunting demi menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Baca Juga:
Wabup Situbondo Sambut Kunjungan Kerja Danrem 083/Baladhika Jaya

"Dengan keterlibatan Lansia dalam menurunkan angka stunting, maka diharapkan Kabupaten Situbondo bisa menuju Zero Stunting," pungkas Ulfiyah.

Sementara itu, Dwi Herman Susilo mengatakan, Peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para lansia.

Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui berbagai program terus mendorong masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada kaum lanjut usia.

"Peran lanjut usia (lansia) dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting terus digencarkan di Kabupaten Situbondo. Melalui pendekatan keluarga dan lingkungan, para lansia diajak aktif memberikan edukasi pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta pendampingan kepada ibu hamil dan balita," kata Dwi.

Kegiatan tersebut, sambung Dwi, menjadi bagian dari upaya memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sekaligus membangun kepedulian lintas generasi terhadap kesehatan anak.

"Lansia dinilai memiliki pengalaman dan peran penting dalam mendukung pola asuh keluarga agar tumbuh kembang anak lebih optimal," jelas Dwi. (*)