Bendera Bajak Laut Topi Jerami Berkibar di Rontek Gugah Sahur Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

16 Mar 2025 03:46

Thumbnail Bendera Bajak Laut Topi Jerami Berkibar di Rontek Gugah Sahur Pacitan
Salah satu peserta Rontek Gugah Sahur Pacitan terlihat membawa bendera bajak laut Monkey D. Luffy dari manga One Piece, Minggu, 16 Maret 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Salah satu peserta Rontek Gugah Sahur di Pacitan terlihat membawa bendera bajak laut Monkey D. Luffy dari serial manga populer One Piece.

Bendera tersebut berkibar bersamaan dengan bendera-bendera peserta lainnya.

Bendera berwarna hitam dengan gambar tengkorak bertopi jerami itu dibawa oleh seorang peserta rontek. Berisi tulisan "Krajan Ploso" menjelaskan asal peserta tersebut.

Keberadaan bendera tersebut pun menarik perhatian dari para penonton Rontek, khususnya Nakama, sebutan fans setia One Piece yang hadir di sekitaran Alun-alun dan depan Pendopo, Minggu 16 Maret 2025, dini hari.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Pantauan ketik.co.id di lokasi, memasuki hari ke-16 Ramadan 2025, tradisi rontek gugah sahur berlangsung kondusif dan aman.

Sportivitas peserta dan antusiasme warga yang menonton terlihat semakin tinggi karena bagi mereka rontek menjadi ajang kebersamaan sekaligus pelestarian budaya daerah.

Diikuti 16 desa dan kelurahan, pelaksanaan kegiatan dibagi dalam empat rayon, yakni utara, barat, timur, dan selatan. Dikawal ketat oleh petugas gabungan.

Foto Rontek Gugah Sahur di Pacitan dikawal pengamanan petugas gabungan, dari TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, Senkom, Banser, dan RAPI diterjunkan mengawal jalannya peserta. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Rontek Gugah Sahur di Pacitan dikawal pengamanan petugas gabungan, dari TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, Senkom, Banser, dan RAPI diterjunkan mengawal jalannya peserta. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, yang mewakili Bupati Pacitan, mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya rontek gugah sahur.

"Kegiatan ini sudah menjadi budaya dan kearifan lokal yang turun-temurun di masyarakat Pacitan. Kami mengapresiasi dan memberikan rasa hormat kepada rekan-rekan pegiat rontek karena kami meyakini niatan mereka adalah melestarikan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang," ujarnya, baru-baru ini.

Menurut Khemal, antusiasme masyarakat tahun ini terlihat jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan pun terus berupaya mendorong perkembangan rontek agar semakin dikenal luas.

"Selama ini, Kabupaten Pacitan sudah memiliki festival rontek yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN). Ke depan, melalui muatan lokal di sekolah, kami akan melestarikan kegiatan ini. Saya kira di masing-masing sekolah saat ini mulai tumbuh secara alami dengan berbagai kreasi seni dan tari," jelasnya.

Ia menambahkan, rontek gugah sahur bukan sekadar tradisi membangunkan sahur, tetapi juga mencerminkan keguyuban dan kekompakan masyarakat Pacitan. 

Seluruh pihak, baik yang bertugas dalam pengamanan, pemerintah daerah, maupun para pegiat rontek, bersatu dalam suasana penuh kebersamaan menyambut bulan suci Ramadan.

"Tahun ini lebih meriah, antusias masyarakat luar biasa, dan semua pihak sama-sama menjaga ketertiban. Harapan pemerintah, budaya ini bisa terus lestari dan bahkan dinikmati oleh masyarakat luar," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Lelang Pakaian Preloved di Trend Hijab Expo 2025: Dukungan untuk UMKM Perempuan Rentan di Sulsel

Baca Selanjutnya

Cegah Terjadinya Aksi Kejahatan, Polres Bondowoso Lakukan Patroli Sasar Premanisme

Tags:

pacitan Rontek Gugah Sahur Pacitan One piece Bendera Topi Jerami

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H