Banjir Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo Surut setelah Dinas PU BMSDA Sidoarjo Sebar 26 Pompa

Editor: Fathur Roziq

20 Jan 2024 07:13

Thumbnail Banjir Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo Surut setelah Dinas PU BMSDA Sidoarjo Sebar 26 Pompa
Kondisi jalan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, setelah banjir surut pada Sabtu (20/1/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Banjir yang melanda Desa Kedungbanteng surut. Meski hujan deras dan angin kencang mengguyur desa di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, itu pada Jumat (19/1/2024), genangan air terus menyusut. Berkat bantuan puluhan pompa portabel.

Sabtu pagi kemarin (20/1/2024), jalan-jalan di kawasan Kedungbanteng dan halaman rumah warga sudah tidak tergenang air lagi. Jalan beton kering. Karena itu, warga sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Tidak terganggu banjir.

Begitu pula murid-murid sekolah. SDN Kedungbanteng dan SMPN 2 Tanggulangin sebelumnya terendam air bah. Namun, sudah tidak ada genangan lagi pada Sabtu pagi.  Hanya, halaman SDN Banjarasri yang masih tergenang. Sabtu siang tim pompa dari Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Sidoarjo menyedot genangan air di kawasan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

Foto Kondisi jalan akses di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, saat banjir masih menggenang pada Kamis (18/1/2024).  (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Kondisi jalan akses di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, saat banjir masih menggenang pada Kamis (18/1/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Menurut Camat Tanggulangin Sabino Mariano, genangan air di kawasan Desa Kedungbanteng dipengaruhi setidaknya tiga faktor. Pertama, curah hujan yang turun. Semakin deras hujan, kemungkinan terjadinya genangan semakin besar. Namun, biasanya genangan akibat hujan ini lebih cepat surut.

Kedua, daya tampung Sungai Gedangrowo dan Sungai Kedungpeluk. Jika kedua sudah penuh, kedua sungai itu tidak akan mampu lagi menampung debit air. Air sungai pasti meluap. Kondisi sungai ini sangat dipengaruhi oleh kiriman dari daerah lain.

Ketiga, pasang-surut air laut. Saat air laut pasang, permukaan sungai akan naik. Air juga bakal masuk ke permukiman warga. Sekalipun disedot, hasilnya tidak akan maksimal. Sebab, permukaan sungai hampir sama dengan permukaan air laut.

 ”Kalau pas hujan deras, air kiriman datang, dan laut pasang ya bisa dibayangkan kondisinya,” jelas Camat Sabino.

Baca Juga:
Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Sebenarnya, ada rumah pompa yang disiapkan di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin. Pompa itu pun dioperasikan. Namun, sifatnya fungsional sesuai dengan kondisi saat itu. Jika dioperasionalkan penuh, sering ada komplain dari dari desa-desa di wilayah Kecamatan Candi.

Sebab, setelah genangan air di Desa Kedungbanteng, Tanggulanginn, disedot dengan pompa dan dibuang ke sungai, air justru bisa menggenangi desa-desa di wilayah Kecamatan Candi. Misalnya, Desa Kendal Pecabean. Termasuk, bila air laut sedang pasang dan permukaan tinggi, pompa tidak akan bekerja maksimal. Air balik lagi. Jadi, seperti hanya buang-buang bahan bakar.

”Sejauh ini, pompa itu tetap beroperasi secara fungsional,” terang Camat Sabino.

Tim Pompa PU BMSDA Sidoarjo yang dipimpin Kabid Ketahanan Drainase Wahib Achmadi berjuang all out untuk mengatasi banjir di kawasan Desa Kedungbanteng, Tanggulangin, dan sekitarnya. Total tim mengoperasikan 26 unit pompa. Baik pompa mobile, blower, dan alkon.

Puluhan pompa itu disebar ke wilayah sekitar Dam Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri, Desa Banjarpanji, dan Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin. Pemerintah Desa Kedungbanteng, Banjarpanji, Banjarasri, serta Forkompimka Tanggulangin bekerja keras dengan tim pompa dari PU BM SDA Sidoarjo mengatasi banjir.

Semua ikut membantu mengatasi banjir. Stand by siang dan malam. Pada Jumat siang dan malam, mereka bergotong royong. Ada pula bantuan dua pompa mobile dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas. Kerja keras berbagai pihak selama beberapa hari terakhir membuahkan hasil. Saat ini, lanjut dia, banjir sudah surut.

”Alhamdulillah sekarang sudah surut,” tambah Camat Sabino. (*)

 

Baca Sebelumnya

Persebaya Butuh Dua Kali Uji Coba Sebelum Lawan PSIS Semarang

Baca Selanjutnya

Setelah Pj Bupati, Kini Giliran Ketua DPRD Ahmad Dhafir Didoakan jadi Bupati Bondowoso

Tags:

sidoarjo Banjir Kedungbanteng Dinas PU BMSDA Sidoarjo Camat Tanggulangin Kecamatan Tanggulangin SMPN 2 Tanggulangin

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar