Anggota DPRD Kota Malang I Made Riandiana Jatuh Cinta pada Toleransi di Malang

Jurnalis: Suci Wahyuningsih
Editor: Dendy Ganda Kusumah

12 Mar 2026 11:20

Thumbnail Anggota DPRD Kota Malang I Made Riandiana Jatuh Cinta pada Toleransi di Malang
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, jatuh cinta dengan toleransi di Kota Malang. (Foto : Suci Wahyu/ Ketik.com)

KETIK, MALANG – Anggota DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengenang masa-masa awalnya tinggal di Kota Malang. Ia mengaku langsung jatuh cinta dengan kota ini, terutama dengan toleransi antarwarganya.

Menurut Made, sapaan karibnya, ia telah lama tinggal di Kota Malang. Ia menginjakkan kaki di Malang saat berusia 18 tahun untuk berkuliah.

Tak hanya sibuk dengan kegiatan kampus, Made juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia memang dikenal suka dengan kegiatan sosial kemasyarakatan sejak kecil. Sewaktu SMP, ia aktif dalam kegiatan pramuka dan pencinta alam.

Dari kegiatan sosial ini, Made menemukan nilai-nilai toleransi di Kota Malang. Hal ini, menurutnya, merupakan alasan kuat di balik pilihannya hidup di Kota Malang.

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

Menurut pria asal Jembrana, Bali, tersebut, selama tinggal di Malang ia tidak pernah mengalami diskriminasi. Meski tergolong minoritas, ia tak pernah mendapat perlakuan tidak baik dari warga lainnya.

"Walaupun saya minoritas Hindu Bali, belum pernah saya mendapat perlakuan yang kurang baik di Kota Malang. Malah orang-orang tidak pernah ada yang menanyakan agamamu apa, dari mana kamu. Artinya, kita yang begitu-begitu sudah selesai. Itu yang membuat saya merasa bahwa Malang menerima saya,” ujar Made.

Di lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Tlogomas, Made bahkan dipercaya menjadi ketua RT hingga ketua RW.

"Saya itu di RW 2 Tlogomas. Di RT 1 dulu saya tinggal, penduduknya boleh dikatakan sembilan puluh sembilan persen muslim. Umat Kristen cuma bisa dihitung jari. Kemudian, saya Hindu sendirian, tapi bisa menjadi ketua RT lalu kemudian jadi ketua RW," kata Made.

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

"Saya Hindu sendirian, ada pondok pesantren di situ, tapi masyarakatnya menginginkan saya menjadi ketua RW," sambungnya.

Pengalaman-pengalaman ini membuat Made kian jatuh hati kepada Kota Malang. Ia menyadari banyak hal yang telah kota ini berikan dalam hidupnya. Ia pun ingin berkontribusi lebih bagi masyarakat melalui politik.

Saat ini, selain sebagai anggota dewan, ia juga terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat. Ia juga bergabung dalam panitia perayaan Hari Raya Nyepi tingkat Kota Malang melalui organisasi umat Hindu, untuk memastikan bahwa kegiatan keagamaan umat Hindu terakomodasi dengan baik.

Menurutnya, keberagaman yang saling menghormati dan hidup beriringan adalah kekuatan utama Kota Malang. Tingginya nilai toleransi di masyarakat membuktikan bahwa perbedaan tidak menghalangi kehidupan bersama dan saling mendukung dalam membangun kota. (*)

Baca Sebelumnya

[FOTO] Merengkuh Syahdu di Sepertiga Malam Qiyamul Lail, Demi Jemput Lailatul Qadar

Baca Selanjutnya

Bahan Bakar dari Jerami Dinilai Berpotensi Jadi Energi Alternatif di Indonesia

Tags:

Komisi D i made riandiana kartika DPRD Kota Malang #Kota Malang

Berita lainnya oleh Suci Wahyuningsih

Kisah Suryadi: Bermodal Mental Santri dan Aktivis Jalanan, Kini Pimpin Komisi D DPRD Kota Malang

19 April 2026 14:22

Kisah Suryadi: Bermodal Mental Santri dan Aktivis Jalanan, Kini Pimpin Komisi D DPRD Kota Malang

Skyroom HOTEL THE 1O1 Malang OJ, Cafe Rooftop Favorit Anak Muda dengan View Pegunungan yang Estetik

12 April 2026 10:45

Skyroom HOTEL THE 1O1 Malang OJ, Cafe Rooftop Favorit Anak Muda dengan View Pegunungan yang Estetik

Sebut Mirip Kostum Karnaval, Pelaku Budaya Minta Usulan Baju Khas Malang Dikaji Ulang

9 April 2026 16:37

Sebut Mirip Kostum Karnaval, Pelaku Budaya Minta Usulan Baju Khas Malang Dikaji Ulang

Komisi D DPRD Kota Malang Jadi Garda Depan, Kesehatan dan Pendidikan Disebut Kebutuhan Dasar

8 April 2026 11:09

Komisi D DPRD Kota Malang Jadi Garda Depan, Kesehatan dan Pendidikan Disebut Kebutuhan Dasar

Refleksi HUT ke-112, DPRD Kota Malang Fokus Tuntaskan Masalah Banjir hingga Kemacetan

1 April 2026 21:46

Refleksi HUT ke-112, DPRD Kota Malang Fokus Tuntaskan Masalah Banjir hingga Kemacetan

Dari Kota Sejuk ke Kota Sibuk, Zulkifli Amrizal Kenang Perubahan Malang Sejak 1983

1 April 2026 10:00

Dari Kota Sejuk ke Kota Sibuk, Zulkifli Amrizal Kenang Perubahan Malang Sejak 1983

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda