Anggaran DBHCHT 2025: Pemkab Blitar Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Perlindungan Warga Kurang Mampu

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

24 Apr 2025 16:37

Thumbnail Anggaran DBHCHT 2025: Pemkab Blitar Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Perlindungan Warga Kurang Mampu
Muhdianto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, 24 April 2025. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menerima kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2025.

Tahun ini, total dana yang diterima mencapai Rp15,2 miliar, yang akan difokuskan untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu.

Dari total anggaran tersebut, sebagian besar atau sekitar Rp12,6 miliar dialokasikan untuk mendanai Program Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Program ini menyasar masyarakat tidak mampu agar tetap terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan. Hal ini diharapkan dapat memberikan jaminan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

“Dana ini sangat berarti dalam mendukung keberlanjutan layanan kesehatan, khususnya untuk warga yang ekonominya lemah. PBID memungkinkan mereka tetap tercover BPJS tanpa harus terbebani iuran bulanan,” jelas Muhdianto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, saat diwawancarai pada 24 April 2025.

Selain untuk pembiayaan PBID, DBHCHT 2025 juga dimanfaatkan untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di daerah.

Sebanyak Rp1,68 miliar digelontorkan untuk rehabilitasi Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu), yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan tingkat pertama di desa-desa. Sementara itu, Rp864 juta dialokasikan untuk pengadaan obat-obatan guna menjamin ketersediaan stok di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Peningkatan kualitas sarana dan ketersediaan obat adalah dua hal penting agar masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan kesehatan di daerahnya,” tambah Muhdianto.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Secara keseluruhan, alokasi DBHCHT di Kabupaten Blitar dibagi ke dalam tiga sektor utama, 50 persen untuk pemberdayaan masyarakat, 40 persen untuk kesehatan, dan 10 persen untuk penegakan hukum. Sektor terakhir ini digunakan untuk mendanai upaya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, yang dinilai merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Blitar menyambut baik tambahan anggaran ini sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, salah satunya kesehatan.

“Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Dengan anggaran ini, kami tidak hanya menambal kebutuhan, tetapi juga membangun pondasi sistem kesehatan yang lebih kokoh untuk jangka panjang,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Blitar.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga mendapat alokasi tambahan dari dana DBHCHT, yang diharapkan dapat memperkuat program-program prioritas lintas sektor di Kabupaten Blitar.

Dengan strategi alokasi yang tepat sasaran, Pemkab Blitar optimistis pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, akan semakin inklusif, berkualitas, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.(*)

Baca Sebelumnya

Transformasi Air Bersih di Kota Probolinggo

Baca Selanjutnya

Tim SAR Temukan Jenazah Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di DAM Desa Teguhan Ngawi

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar DBHCHT anggaran kesehatan

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar