Aksi Pemuda di Sampang Tuntut Hentikan Praktik Siswa Titipan dan Jual Beli Seragam Sekolah

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

18 Sep 2025 16:28

Thumbnail Aksi Pemuda di Sampang Tuntut Hentikan Praktik Siswa Titipan dan Jual Beli Seragam Sekolah
GPR saat aksi demonstrasi ke Dinas Pendidikan Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik).

KETIK, SAMPANG – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Revolusi (GPR) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kamis, 18 September 2025.

Dalam aksinya, massa menuntut Kepala Dinas Pendidikan Sampang bertanggung jawab atas maraknya dugaan praktik siswa titipan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah tingkat SD dan SMP.

Koordinator lapangan, Idris, menyampaikan keprihatinannya atas laporan masyarakat terkait adanya dugaan praktik yang tidak sesuai aturan di sejumlah sekolah. Temuan tersebut mencakup dugaan penjualan seragam sekolah secara wajib dan penerimaan siswa melalui jalur titipan.

"Laporan dari masyarakat dan hasil temuan di lapangan menunjukkan adanya dugaan penjualan seragam sekolah secara wajib kepada siswa atau orang tua. Praktik ini diduga melanggar Pasal 12 ayat (1) Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 yang menegaskan sekolah tidak boleh mewajibkan pembelian seragam dari pihak tertentu," ujarnya.

Baca Juga:
Luncurkan SPMB Jatim 2026! Empat Tahap Seleksi, Gubernur Khofifah Pastikan Lebih Transparan dan Berkeadilan

Selain itu, ia juga menyoroti dugaan praktik penerimaan siswa baru melalui jalur titipan. 

"Praktik ini merusak keadilan dan transparansi SPMB serta berpotensi menimbulkan pungutan liar (pungli)," tegasnya.

Lebih lanjut, Idris menilai praktik-praktik tersebut sangat merugikan masyarakat, mengancam integritas dunia pendidikan, sekaligus mencoreng nama baik Kabupaten Sampang.

"Pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 31 dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," tandasnya.

Baca Juga:
Insiden Polisi Kejar Pemotor hingga Tewas, PMII Pacitan Singgung Isu Pungli Berkedok Tilang

Sementara, Mohammad Fadeli Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sampang menanggapi desakan GPR dengan menyatakan bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Sampang tidak menjual seragam kepada siswa, melainkan hanya menyiapkan untuk memudahkan pembelian.

"Saya sudah monitoring ke sekolah-sekolah dan sekolah tidak menjual ke siswa namun hanya menyiapkan agar memudahkan pembelian seragamnya dan jika ada siswa yang tidak mampu bisa menyicil hingga satu tahun. Namun, kalau seperti ini saya akan buat edaran agar tidak boleh jual beli apapun di sekolah-sekolah," ucapnya.

Berikut tuntutan Gerakan Pemuda Revolusi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang:

1. Kepala Dinas Pendidikan segera memecat kepala sekolah yang terbukti memperjualbelikan seragam sekolah kepada orang tua atau wali murid.

2. Kepala Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab atas maraknya praktik siswa titipan pada SPMB di tingkat SD dan SMP.

3. Kepala Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran resmi yang melarang seluruh sekolah di Kabupaten Sampang melakukan jual beli seragam setiap awal tahun ajaran baru.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Non-Tunai di Sektor Pajak Hotel dan Restoran untuk Cegah Kebocoran

Baca Selanjutnya

Tak Sekadar Simbol, Ini Hak Istimewa Penerima Bintang Mahaputera

Tags:

Aksi Demonstrasi Dinas Pendidikan Sampang pungli Jual Beli Seragam Siswa Titipan SPMB

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar