23 Kabupaten Kota Terancam Kekeringan, BPBD Jatim Siapkan Dropping Air Bersih

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

25 Mei 2024 13:02

Thumbnail 23 Kabupaten Kota Terancam Kekeringan, BPBD Jatim Siapkan Dropping Air Bersih
Dropping air bersih untuk masyarakat di wilayah terdampak kekeringan (25/5/2024). (Foto: BPBD Jatim)

KETIK, SURABAYA – Memasuki akhir bulan Mei 2024 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai melakukan dropping air bersih untuk masyarakat.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi musim kemarau atau paceklik yang diperkirakan akan datang tidak lama lagi.

Selain itu, BPBD Jatim juga melakukan pemetaan terkait wilayah mana yang rawan kekeringan. Hal ini penting dilakukan untuk menghitung kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

"Kami sudah mengkalkulasi terdapat 23 kabupaten dan kota di Jatim yang rawan kekeringan pada musim kemarau. Dari jumlah tersebut 232 kecamatan dan 699 desa/kelurahan mengalami kering kritis," jelas Kalaksa BPBD Jatim, Gatot, Sabtu (25/5/2024).

Baca Juga:
Akhirnya Tak Lagi Sewa Gudang, Gedung Baru BPBD Jatim Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Logistik

Lebih lanjut, dalam pemetaan wilayah yang dilakukan dirinya mengkategorikan kekeringan menjadi 3 tingkatan, yakni kering kritis, kering langka dan kering langka terbatas.

Yang menjadi fokus dari Pemprov Jatim saat ini adalah kategori kering kritis yang banyak terjadi di sejumlah wilayah.

"Saat ini kita fokus pada kering kritis, karena banyak wilayah yang terdampak. Seperti Lamongan dan Trenggalek," tambahnya.

Walaupun musim kemarau selalu datang tiap tahun dan merupakan fenomena alam tahunan akan tetapi hal ini tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak dilakukan langkah yang benar musim kemarau bisa menjadi bencana besar yang berujung pada kelaparan.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Wajibkan Sistem FIFO Digital, Cegah Logistik Bencana Kedaluwarsa

"Kita berharap dengan adanya langkah-langkah yang sudah dilakukan, bisa mengurangi jumlah lokasi kekeringan tersebut," paparnya.

Selain itu, musim kemarau juga akan meningkatkan resiko terbakarnya lahan dan hutan. Walaupun musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung lebih singkat dari tahun lalu, namun tetap harus diwaspadahi agar tidak menjadi bencana yang lebih besar.

"Semoga tahun ini musim kemaraunya tidak terlalu lama seperti tahun kemarin," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dinas Kominfo Lumajang Terima Tamu dari DPRD Tuban, Ini Tujuannya

Baca Selanjutnya

Menikmati Segelas Es Legen Cakar Mas, Hapuskan Dahaga di Tengah Cuaca Panas

Tags:

BPBD Jatim Musim Kemarau Dropping Air Bersih Wilayah terdampak Kering Kritis

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar