Hari Antikorupsi Sedunia 2024, Kajati DIY: Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

10 Des 2024 07:07

Thumbnail Hari Antikorupsi Sedunia 2024, Kajati DIY: Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius
Kajati DIY Ahelya Abustam didampingi Aspidsus Kejati DIY Muhammad Anshar W (kiri) dan Kasi Penkum Kejati DIY Herwatan (kanan), 9 Desember 2024. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Tindak pidana korupsi lahir dan berkembang dari kekuasaan negara yang dilaksanakan secara tidak bertanggung jawab dan seimbang sehingga menjadi sangat logis bahwa praktik korupsi nyaris merasuki setiap lini kehidupan dan selalu terjadi repetisi meskipun telah dilakukan pemberantasan tanpa henti.

Situasi tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi setiap elemen bangsa untuk menyadari bahwa korupsi di negeri ini telah merusak pilar-pilar bangsa. Bahkan, dapat dikatakan tiada lagi aspek kehidupan di tanah air yang tidak terkena perilaku koruptif.

Begitu petikan amanat Jaksa Agung RI, pada Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 9 Desember 2024 yang dibacakan oleh Kajati D.I. Yogyakarta, Ahelya Abustam saat menjadi Pemimpin Upacara  Hakordia 2024 yang diikuti seluruh pegawai Kejati DIY dengan tema "Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju."

Tema itu, papar Ahelya, selaras dengan Asta-Cita Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga:
Aspidsus Kejati DIY: Korupsi Ancaman Nyata Kemanusiaan

Selain itu, tema Hari Antikorupsi maupun Asta-Cita Presiden RI, sama-sama memiliki tujuan yang identik. Bahwa sangat penting bagi Bangsa ini untuk  memperkuat komitmen dari seluruh elemen dalam  memberantas korupsi.

Hal tersebut dilakukan demi mewujudkan cita-cita pembangunan nasional. Yakni menjadi bangsa maju yang terbebas dari korupsi untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Disampaikan, semangat untuk menjadikan gerakan bangsa antikorupsi bukanlah suatu kebijakan yang lahir dari basa-basi belaka. Namun, berasal dari alasan mendasar bahwa terdapat situasi yang memprihatinkan dari negara-negara di dunia karena masifnya perilaku koruptif yang terjadi.

Ditegaskannya, bahwa Jaksa Agung tidak pernah menoleransi setiap bentuk tindakan tercela maupun penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan.

Baca Juga:
Kejati Sumsel Serius Berantas Korupsi, Catat Penyelesaian Puluhan Perkara Selama 2025

"Beliau ingin Kejaksaan hadir di masyarakat sebagai teladan serta figur yang memiliki konsistensi serta integritas yang mumpuni dalam proses pemberantasan korupsi," jelas Ahelya.

Selain menyampaikan terima kasih kepada jajaran tindak pidana khusus untuk senantiasa menjaga moral serta integritas dalam pelaksanaan tugas, Jaksa Agung dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kajati DIY juga menyebutkan bahwa moral dengan integritas adalah dua hal yang akan selalu berjalan secara linier

Artinya, apabila seorang Jaksa memiliki moralitas yang baik, niscaya Jaksa tersebut akan memiliki keteguhan untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.

Terpisah, Kejati DIY telah melaksanakan rangkaian kegiatan Hakordia tahun 2024. Mulai Senin 25 November 2024 hingga Senin 9 Desember 2024. Meliputi: Kampanye Anti Korupsi di SMAN 1 Sewon Bantul; Upacara Peringatan Hakordia di Aula Kantor Kejati DIY; Kampanye Anti Korupsi di Perempatan PLN Gedongkuning, Bantul; Jumpa Pers tentang capaian kinerja penanganan tindak pidana khusus tahun 2024.

Dalam keterangannya, Kajati DIY Ahelya Abustam didampingi Aspidsus Kejati DIY Muhammad Anshar yW dan Kasi Penkum Kejati DIY Herwatan kembali menyampaikan bahwa korupsi masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

"Korupsi telah merusak pilar-pilar bangsa dan mengganggu stabilitas pembangunan sosial, perekonomian, dan politik," sebut Ahelya.

Untuk itu ia tekankan, momentum Peringatan Hari Antikorupsi seyogyanya menjadi stimulus komitmen Kejaksaan untuk terus berikhtiar mencegah dan memerangi korupsi di level manapun. (*)

Baca Sebelumnya

Disdikbud Pamekasan Gelar Refleksi Perencanaan Berbasis Data Jenjang SD

Baca Selanjutnya

Belum Dilantik, Wali Kota Terpilih Kota Serang Budi Rustandi Langsung Pantau Dampak Banjir

Tags:

Hari Anti Korupsi Sedunia Hakordia 2024 Kejaksaan Tinggi DIY Korupsi di Indonesia Komitmen Kejaksaan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar