Kejari Sleman Kembali Didesak Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

30 Sep 2024 22:17

Thumbnail Kejari Sleman Kembali Didesak Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi  Dana Hibah Pariwisata
Kasi Pidsus Kejari Sleman Indra Aprio Handri Saragih (seragam) didampingi Kasi Intel Kejari Sleman Murti Ariwibowo saat menerima audensi dari perwakilan masyarakat Sleman yang tergabung dalam ARPI, 30 September 2024. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Kasi Pidsus Kejari Sleman Indra Aprio Handri Saragih mengatakan proses penanganan perkara korupsi tidak bisa disamakan dengan perkara biasa. Sehingga butuh kecermatan dan perhatian ekstra dalam menanganinya.

Menurut Indra, penanganan perkara dugaan korupsi dana hibah Pariwisata Pemkab Sleman 2020 sudah diproses. Mulai memeriksa saksi 200 lebih dari pokmas penerima hibah sampai dengan mendatangkan saksi ahli.

Namun, menyangkut lamanya waktu penyidikan dirinya tidak bisa berkata banyak. Mengingat ia baru empat bulan menjabat Kasi Pidsus Kejari Sleman.

"Kejari Sleman tetap berupaya kerjakan kasus ini secara transparan. Tidak ada hubungan dengan kepentingan politik apapun, apalagi terkait Pilkada," ungkapnya, Senin 30 September 2024.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Sedangkan Kasi Intel Kejari Sleman Murti Ariwibowo menambahkan, Kejari Sleman bekerja profesional sesuai perintah yang ada. "Dan maaf kalau ada bahasa belum ada hasil dan sebagainya," ucapnya.

"Karena prosesnya memang panjang dan Pak Kajari juga baru. Kami berusaha mencari saksi - saksi dan bukti. Sehingga lebih enak menanganinya pada saat di persidangan nanti," tambah Murti.

Murti menegaskan bahwa perkara tersebut tetap berproses supaya nanti perkara dana hibah ini bisa selesai tuntas. Sedangkan progres ke depan akan disampaikan secara detail dari pimpinan setelah alat bukti dan saksi sudah lengkap.

"Nanti secara resmi kalau sudah sampai waktunya akan disampaikan," pungkasnya.

Baca Juga:
Mengapa Eks Bupati Sri Purnomo Tak Perlu Terima Uang untuk Disebut Korupsi?

Pernyataan tersebut menjawab pertanyaan koordinator Aliasi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) Dani Eko Wiyono beserta rombongan saat melakukan audensi dengan jajaran Kejari Sleman, 30 September 2024.

Selaku warga Sleman yang teegabung dalam ARPI, Dani mengatakan bahwa pihaknya juga sudah mendatangi Kejati DIY.

Foto Perwakilan warga Sleman yang tergabung dalam Aliasi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) saat mendatangi Kejati DIY. (Foto: Istimewa/Ketik.co.id)Perwakilan warga Sleman yang tergabung dalam Aliasi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) saat mendatangi Kejati DIY. (Foto: Istimewa/Ketik.co.id)

Dalam kesempatan ini dia juga menegaskan hal ini tidak ada kaitannya dengan Politik. Selanjutnya ia menanyakan progres Kejari Sleman dalam menangani kasus di Kabupaten Sleman terkait Dana Hibah.

"Kami dan kawan - kawan berusaha ikut menjaga nama baik Sleman. Kami tetap mendukung Kejaksaan dengan apa yang sudah dilakukan. Namun kami juga ingin menanyakan sampai dimana proses penanganannya," serunya.

Sementara itu perwakilan dari ARPI lainnya, Ferdynata Kusuma berharap Kejari Sleman tetap bekerja secara profesional.

Ia tegaskan, apabila lambannya penyidikan ini karena ada yang mengintervensi baik dari pejabat ataupun penjahat sekalian pun, maka pihaknya siap untuk menyuarakannya.

Ferdynata memohon kasus ini dapat segera diselesaikan. Mengingat meski sudah satu tahun lebih pada tahap penyidikan. Namun, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Terpisah Kasi Penkum Kejati DIY Herwatan mengatakan Kejati DIY terus melakukan monitoring dan supervisi terkait penanganan kasus tersebut.

Sedangkan menyangkut penyidikan dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman saat ini, menurut Herwatan, Kejari Sleman terus melakukan proses penyidikan.

Ia ungkapkan kini ada tambahan pemanggilan saksi ahli. Serta ada kemungkinan juga saksi-saksi yang sudah pernah dipanggil akan dipanggil kembali untuk dimintai keterangan.

Saksi maupun ahli tersebut dipanggil lagi karena ada pendalaman materinya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemerintah Kabupaten Asahan Raih Penghargaan Nominasi Anugerah Layanan Investasi 2024

Baca Selanjutnya

Berkas Dikebut Seminggu, Kini Hilgers dan Reijnders Sah Jadi WNI, Siap Bela Timnas!

Tags:

Dana Hibah Pariwisata Sleman 2020 Gubernur DIY Bupati Sleman Pemkab Sleman Kejari Sleman Kejati DIY Kajari Sleman Pos-Pera ARPI Dani Eko Wiyono Penkum Kejati DIY Pupenkum Kejagung RI

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar