Cawabup Petahana Sleman Danang Maharsa Harap Pelaku Klitih Jalan Wates Segera Ditangkap

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

28 Okt 2024 07:05

Thumbnail Cawabup Petahana Sleman Danang Maharsa Harap Pelaku Klitih Jalan Wates Segera Ditangkap
Cawabup petahana Sleman Danang Maharsa. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sleman petahana Danang Maharsa mengaku prihatin. Ia berharap pelaku klitih (aksi kejahatan jalanan) yang belum lama terjadi dan menelan korban di Kabupaten Sleman segera terungkap dan ditangkap.

Pernyataan tersebut diungkapkan Danangsaat menanggapi pertanyaan wartawan, Minggu 27 Oktober 2024. Danang menyebut aksi klitih berdampak sangat negatif dan meresahkan masyarakat.

"Klitih jelas bukan wujud kreativitas anak masa kini. Fenomena ini justru merupakan kejahatan jalanan (street crime) sehingga perlu diwaspadai. Kalau kreatif tentunya senjata tajam baik clurit, pedang, parang dan lainnya tadi digunakan sebagai sarana para remaja untuk turut serta kerja bakti. Selain itu mereka juga bisa menggeluti seni bela diri atau turut berkiprah di dunia kejuaraan pencak silat," terangnya.

Ia kembali menekankan, klitih jelas merupakan kenakalan remaja yang mengarah kepada kriminalitas dan menjadi musuh bersama. Selain perlu upaya pencegahan yang lebih gencar, sudah selayaknya diberi tindakan yang lebih tegas kepada para pelakunya.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Lebih jauh ia sampaikan penyerangan yang dilakukan cenderung bersifat random (acak). Selain itu, saat beraksi beberapa pelaku klitih saat dikonfirmasi di bawah pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang.

"Bayangkan jika saudara atau  kita yang tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan para pelaku tiba-tiba di serang, dianiaya menggunakan sajam dengan brutal," terangnya.

Ia contohkan, kasus terbaru yang mencuat yakni peristiwa klitih yang terjadi Jumat, 25 Oktober 2024 sekitar pukul 00.30 WIB. Pertama lokasi di Bambu runcing, Jalan wates KM 5,5. Ambarketawang, Gamping dengan korban Janu Tri Pamungkas warga Gamol, Balecatur.

Serta peristiwa yang terjadi hampir bersamaan tidak jauh dari situ yakni di wilayah Pasar Balecatur, Jalan Wates KM 7,5, Balecatur, Gamping,  Sleman. Korban adalah Bayu Sura Muharram yang beralamat di Perum TNI AL  Sukamanah, Jonggol, Bogor, Jawa Barat dan Muhammad Puger warga Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Pemalang, Jawa Tengah.

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

Foto Jajaran DPD Bapera Sleman saat memberikan santunan pada salahsatu korban klitih yang terjadi di Sleman. (Foto: Dok Bapera DIY/Ketik.co.id)Jajaran DPD Bapera Sleman saat memberikan santunan pada salahsatu korban klitih yang terjadi di Sleman. (Foto: Dok Bapera DIY for Ketik.co.id)

Akibat sabetan senjata tajam dari para pelaku klitih tersebut mengakibatkan Janu luka pada bagian pergelangan kiri. Sedangkan Bayu luka pada leher belakang kiri, punggung dan siku kiri. Sementara anggota badan sebelah kiri tidak bisa bergerak. Sementara Muhammad Puger luka pada punggung, tangan kiri dan bahu kanan.

Menurut keterangan Kapolsek Gamping AKP Sandro Dwi Rahardian, kedua korban yang terakhir awalnya ingin mengikuti tes CPNS di Bantul. Mereka berangkat dari Pemalang, Jawa Tengah dengan berboncengan motor.

Namun, saat keduanya melintasi di seputaran Jalan Wates 7,5 tiba-tiba mereka dikejar dan dicegat oleh sekitar 3-4 motor yang dikendarai oleh kelompok pelaku klitih.

Masih beruntung peristiwa klitih yang menelan tiga korban ini diketahui masyarakat dan Polisi. Sehingga mereka dapat segera dapat penanganan usai di evakuasi oleh relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gamping dan dibawa ke RS terdekat (PKU Muhammadyah, Gamping) pasca adanya laporan terkait peristiwa ini.

Danang Maharsa menyampaikan tugas Pemerintah untuk menjamin keamanan calon murid dan mahasiswa yang akan kuliah atau bersekolah di Sleman. Ia mengaku akan terus mendorong pihak Kepolisian agar para pelaku klitih dapat segera terungkap dan tertangkap semuanya.

Termasuk yang terjadi di Jalan Wates. Salah satu korban kejadian ini merupakan saudara dari Ketua Ormas Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) D I Yogyakarta Muhammad Affan (bang Affan).

Bapera Sleman Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku

Terpisah Ketua DPD Bapera Sleman Rangga Prabowo meminta jajaran Polresta Sleman mengusut tuntas kasus ini. Selain itu pihaknya juga mengaku menolak adanya penjualan miras ilegal dan menjamur yang terjadi saat ini.

Rangga Prabowo menduga hal tersebut menjadi salahsatu faktor pemicu maraknya aksi yang meresahkan di Kabupaten Sleman.

"Kami meminta jajaran Polresta Sleman untuk terus berupaya mengungkap kasus ini. Hingga para pelakunya dapat tertangkap semuanya," pungkas Ketua DPD Bapera Sleman Rangga Prabowo (*)

Baca Sebelumnya

Lestarikan Lingkungan, Pemkab Malang Bersama Kodim 0818 Bersih-Bersih Kali Sukun

Baca Selanjutnya

Ketua MWC NU Ulujami Sambut Hangat Cabup Pemalang Mansur di Jalan Sehat Hari Santri Nasional

Tags:

Cawabup Sleman Danang Maharsa Klitih Kejahatan Jalanan Jalan Wates TRC Gamping Pelemgurih Pasar Balecatur Bapera DIY Pemkab Sleman Polsek Gamping Polresta Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar