PDAM Tirtamarta Yogyakarta Segera Revitalisasi Pipa Distibusi Utama Mulai Wirobrajan - Jati Kencana

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

9 Sep 2024 20:32

Thumbnail PDAM Tirtamarta Yogyakarta Segera Revitalisasi Pipa Distibusi Utama Mulai Wirobrajan - Jati Kencana
Perbaikan pipa distribusi utama jenis ACP pada titik yang pecah di seputaran teteg Tegalrejo tahun lalu. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta tahun ini kembali melakukan penggantian jaringan pipa distribusi utama utama dari Asbes Cement Pipe (ACP) ke High-density polyethylene (HDPE).

Titik pekerjaan penggantian pipa distribusi utama jenis ACP kali ini sepanjang Jl Hos Cokroaminoto. Mulai dari simpang empat Wirobrajan ke utara hingga simpang tiga Jati Kencana, menggunakan pipa berjenis HDPE diameter 600 mm. Dengan letak pemasangan ada di tengah jalan.

"Panjang pekerjaan ini 2.117 meter,
titiknya mulai perempatan Wirobrajan ke utara menyeberangi (crossing) rel Kereta Api di perlintasan (teteg) Tegalrejo Jl HOS Cokroaminoto. Untuk selanjutnya mengarah ke pertigaan Jati Kencana," ungkap Direktur Utama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Majiya, Senin 9 September 2024.

 

Foto Direktur Utama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Majiya. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Direktur Utama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Majiya. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)


Ia juga menyampaikan pekerjaan penggantian pipa ACP ke HDPE tersebut dilatar belakangi usia pipa yang sudah tua, lebih dari 1 abad umurnya. Selain itu jenis pipa ACP menggunakan material asbes yang sudah tidak aman untuk melayani air minum. Sehingga revitalisasi ini sekaligus dimaksudkan untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan dengan harapan dapat meningkatkan K3 (kualitas, kuantitas, dan kontinuitas) kepada masyarakat.

Menurut Majiya keberadaan pipa ACP digunakan mulai adanya cikal bakal PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta yakni sejak jaman Belanda periode tahun 1918-1942. Keberadaan pipa asbes yang sebagian besar dibangun tahun 1918 tersebut juga mulai rapuh dan tidak dapat menahan tekanan air.

"Faktor tingginya tingkat kebocoran jaringan air PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta karena usia pipa jaringan distribusi yang sudah uzur. Kondisinya rapuh dan tidak kuat menahan volume air bertekanan tinggi," paparnya.

Ia sebutkan, tahun 2022 lalu PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta pernah berencana melakukan pekerjaan penggantian pipa distribusi utama berbahan ACP ke HDPE di ruas jalan ini. Namun saat itu terkendala terkait ijin penanaman pipa HDPE pada perpotongan jalur Kereta Api atau ijin crossing melintasi rel Kereta Api yang belum keluar hingga mendekati akhir tahun anggaran.

Baca Juga:
Kayoa Dapat Proyek SPAM Rp50 M, Jaringan Mulai Dipasang

"Kontrak pekerjaan ini dilakukan pada awal bulan Agustus lalu dan waktu pelaksanaan direncanakan sampai pertengahan Desember," jelasnya.

Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Sementara itu Direktur Bidang Teknik PDAM Tirtamarta Sarjono menyampaikan pekerjaan dengan nilai HPS Paket sebesar Rp 13,7 Miliar berasal dari anggaran BUMD 2024 tersebut merupakan komitmen PDAM Kota Yogyakarta dalam merevitalisasi infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Menurut Sarjono revitalisasi akan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah. Mengingat saat ini beban puncak penggunaan air bersih di wilayah pelayanan PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta sudah merata.

Ia menyebut revitalisasi infrastruktur menjadi satu upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menambah jumlah pelanggan. Sekaligus sebagai bagian dari realisasi Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

"RPAM merupakan salah satu upaya untuk menjaga kualitas air minum dengan mengedepankan managemen resiko  mulai dari hulu sampai hilir, melalui peran aktif dari masyarakat, pengelola air , dan instansi terkait, secara terus menerus dan berkesinanmbungan," terang Sarjono.

 

Foto Direktur Bidang Tehnik PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Sarjono. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Direktur Bidang Teknik PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Sarjono. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Khofifah Resmikan Penambahan Kapasitas SPAM Mojolagres, Kini Produksi 300 Liter per Detik



Ia tambahkan revitalisasi seperti ini sudah dilakukan sejak 2020 secara bertahap. 

Sedangkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan Wawan Sucahyo menambahkan penandatangan kontrak pekerjaan dengan pemenang tender  dilakukan tanggal 7 Agustus 2024. Sambil menunggu material lengkap saat ini persiapan pelaksanaanya sudah berjalan.
Selain itu terkait mekanisme pemasangan pipa yang menyeberangi (crossing) rel Kereta Api di teteg Tegalrejo sudah teratasi pada tahun 2023 lalu.

Menurut Wawan Sucahyo, nantinya akan dilakukan pekerjaan galian dengan lebar 90 cm, dan kedalaman 210 cm saat proses penanaman pipa HDPE diameter 600 mm di sepanjang Jl Hos Cokroaminoto Yogyakarta. Sedangkan metode pekerjaan yaitu, uitzet (penggarisan), mobilisasi bahan dan peralatan, cutting aspal, penyambungan dan pengelasan pipa, bongkar aspal, galian tanah, pemasangan pipa, pengurugan kembali, pemadatan, dan pengaspalan.

Sementara pekerjaan lainnya yakni adanya pemasangan Hydrant kebakaran dan air valve di 3 titik. Serta penyambungan dengan pipa exixting. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB – 05.00 WIB.

"Mohon doanya semoga paket pekerjaan tersebut bisa lancar sesuai harapan," pungkas Wawan Sucahyo. (*)

Baca Sebelumnya

Atlet Downhill Kota Batu Sumbang Medali Perak PON XXI

Baca Selanjutnya

Balap Sepeda Jatim Tambah 4 Medali Emas di PON XXI 2024 Aceh-Sumut

Tags:

PDAM Tirtamarta PDAM Kota Yogyakarta Dirut PDAM Penggantian pipa Pipa ACP Pipa HDPE Revitalisasi pipa Air bersih Sambungan pipa Pemkot Yogyakarta

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar