Geopolitik Timur Tengah Tekan Ekonomi RI, Inflasi Biaya dan Daya Beli Melemah

Editor: Muhammad Faizin

9 Apr 2026 10:40

Thumbnail Geopolitik Timur Tengah Tekan Ekonomi RI, Inflasi Biaya dan Daya Beli Melemah
Ilustrasi inflasi. (Foto: Fitra/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah terus menekan perekonomian global dan berdampak langsung pada Indonesia. Kenaikan harga energi, pelemahan nilai tukar rupiah, serta meningkatnya inflasi impor menjadi kombinasi tekanan yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026.

Di dalam negeri, tekanan tersebut semakin terasa karena daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya. Konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi tulang punggung pertumbuhan mulai melemah, sehingga memperbesar kerentanan ekonomi terhadap guncangan eksternal.

Dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yudistira Hendra Permana, menilai ketidakpastian global saat ini justru lebih kompleks dibandingkan konflik terbuka. Menurutnya, dinamika geopolitik diwarnai tekanan dan manuver antarnegara tanpa kepastian arah yang jelas.

“Yang kita hadapi sekarang itu bukan perang terbuka, tetapi situasi yang penuh ketidakpastian, di mana masing-masing pihak saling menekan tanpa benar-benar masuk ke konflik besar, dan kondisi seperti ini justru lebih sulit direspons karena arah perubahannya tidak jelas,” ujar Yudis, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 April 2026. 

Baca Juga:
Ekonomi RI Kuartal I 2026 Diproyeksi Tumbuh 5,5 Persen, Konsumsi Jadi Penopang

Tekanan global tersebut kemudian merembet ke sektor domestik melalui kenaikan biaya produksi. Yudis menjelaskan bahwa inflasi yang terjadi saat ini lebih didorong oleh faktor biaya (cost-push inflation), terutama akibat lonjakan harga energi dan bahan baku.

Gangguan pasokan dan naiknya ongkos produksi, khususnya di sektor pangan, turut mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen. “Inflasi yang kita hadapi sekarang lebih banyak berasal dari sisi biaya, dari ongkos produksi yang meningkat, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih sehingga tekanan ini terasa semakin berat,” ungkapnya.

Situasi ini juga berdampak pada kepercayaan pelaku usaha. Dunia industri cenderung bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan ekspansi maupun investasi di tengah ketidakpastian global dan domestik.

“Pelaku usaha melihat ke depan dengan cukup hati-hati karena tekanan biaya masih tinggi dan ketidakpastian belum mereda, sehingga ekspektasi mereka untuk beberapa bulan ke depan cenderung tidak terlalu optimistis,” jelas Yudis.

Baca Juga:
Rupiah Tembus Nilai Terlemah Sepanjang Sejarah! Sentuh Rp17.105 per Dolar AS

Dengan tekanan berlapis tersebut, ekonomi Indonesia menghadapi tantangan berat untuk menjaga stabilitas sekaligus mempertahankan pertumbuhan di tengah situasi global yang tidak menentu. (*)

Baca Sebelumnya

Waspada Campak, Ini Tips Penanganan yang Benar Menurut Dokter RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro

Baca Selanjutnya

Membanggakan! Polres Bojonegoro Raih Predikat A Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Tags:

Geopolitik Timur Tengah ekonomi Indonesia 2026 inflasi biaya inflasi impor daya beli melemah Rupiah Melemah Konsumsi rumah tangga

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H