Proses Penambahan Wahana Baru, Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Ditutup Sebagian

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

18 Jun 2024 12:56

Thumbnail Proses Penambahan Wahana Baru, Kawasan Gardu Pandang Kaliurang Ditutup Sebagian
Salah satu pengunjung berfoto di lokasi parkir kawasan Gardu Pandang Kaliurang. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Hari raya Idul Adha tahun 2024 ini menjadi pemantik kunjungan wisatawan. Sebab hari raya jatuh pada Senin (17 Juni 2024) sehingga bersambung dengan hari libur akhir pekan (Sabtu dan Minggu). 

Kondisi tersebut acapkali dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menikmati liburan dengan tujuan (destinasi) wisata yang tidak jauh lokasinya.

Salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi adalah Kawasan Gardu Pandang Kaliurang. Lokasinya hanya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta dan bisa ditempuh satu jam berkendara dengan suasana yang menakjubkan. Menjadikan tempat ini tidak hanya dikenal oleh warga DI Yogyakarta semata.

Kawasan Gardu Pandang Kaliurang selama ini telah menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kaliurang selain destinasi lain seperti Taman Nasional Gunung Merapi, Tlogoputri, Taman Kaliurang, Nawang Jagad, Tankaman Natural Park, Suraloka Zoo, Merapi Park, Allabun Garden, Omah Petroek, Agrowisata Bhumi Merapi, dan lain-lainnya.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

 

Foto Di salahsatu sudut kawasan Gardu Pandang Kaliurang juga ditemukan adanya bunker (ruang lindung darurat). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Di salah satu sudut kawasan Gardu Pandang Kaliurang juga ditemukan adanya bunker (ruang lindung darurat). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

 

Destinasi wisata yang berada di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman ini memang menarik untuk dikunjungi. Berada di kaki gunung Merapi dengan  ketinggian lokasi wisata 900 mdpl. Suasana udara di kawasan ini terasa sejuk segar khas nuansa pegunungan, dengan suhu udara berkisar 19 hingga 25 derajat Celcius.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tempat ini terdapat lokasi gardu pandang untuk menyaksikan betapa menakjubkannya Bukit Turgo maupun kegagahan gunung Merapi dari titik yang strategis.

Namun, bagi masyarakat yang akan berkunjung ke tempat ini, harus bersabar dulu. Karena selama sekitar 4 bulan ke depan, Kawasan Gardu Pandang Kaliurang yang berlokasi di sisi bagian Barat Kaliurang akan dibangun wahana baru yang berupa Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang.

"Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang ini berupa ruang publik terbuka yang terbagi atas 4 (empat) zona yang nantinya akan menjadi daya tarik tambahan di Kawasan Gardu Pandang Kaliurang," terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, Selasa (18/6/2024).

Menurut Ishadi, pembangunan Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang berasal dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,5 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2024. Pengerjaannya membutuhkan waktu selama 120 hari.

Selama pengerjaan Plaza Pengunjung tersebut wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Gardu Pandang Kaliurang tentu sedikit banyak terganggu dan merasa kurang nyaman. Meski demikian pihaknya tidak akan menutup kawasan tersebut secara total selama masa pengerjaan. Penutupan hanya dilakukan secara terbatas. Sehingga dalam kondisi demikian wisatawan masih bisa masuk ke kawasan. Serta menikmati pemandangan dan berbagai fasilitas publik yang ada.

Upaya tersebut dilakukan mengingat kawasan Gardu Pandang dinilai cukup luas dan masih memungkinkan untuk dikunjungi, khususnya di kawasan sisi selatan yang juga berupa taman-taman dengan pemandangan yang cukup bagus.

Hanya saja sebagian kawasan di sisi utara yang selama ini untuk penyelenggaraan even dan pentas-pentas seni untuk sementara waktu ditutup.

"Atas ketidaknyamanan yang timbul akibat proses pengerjaan Plaza Pengunjung tersebut termasuk adanya lalu lalang kendaraan proyek, kami atas nama Pemkab Sleman meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat umum khususnya pengunjung Gardu Pandang Kaliurang dan pihak-pihak terkait," pinta Ishadi Yazid.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengadakan sosialisasi terkait dengan proyek pembangunan Plaza Pengunjung Gardu Pandang tersebut pada Kamis 13 Juni 2024 di Gardu Pandang Kaliurang. Kegiatan tersebut  melibatkan Tim Perencana, Pelaksana dan Pengawas, Pemerintah Kalurahan Hargobinangun, SAR Kaliurang, Pospol Kaliurang. Dukuh Kaliurang Timur, Dukuh Kaliurang Barat, Dukuh Ngipiksari, tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan pedagang di kawasan Gardu Pandang Kaliurang.

Dengan adanya penambahan fasilitas Plaza Pengunjung tersebut diharapkan nantinya akan membuat lebih ramai dan lebih banyak lagi pengunjung atau wisatawan yang berdatangan. Dikarenakan akan lebih banyak lagi alternatif sarana publik yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Untuk itu ia berharap seusai pengerjaan Plaza Pengunjung tersebut sekitar bulan Oktober 2024 mendatang kawasan Gardu Pandang Kaliurang sudah dapat dibuka kembali secara penuh untuk dikunjungi wisatawan. (*)

Baca Sebelumnya

Tradisi Makmeugang di Simeulue

Baca Selanjutnya

PM Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel

Tags:

Dinas Pariwisata Pemkab Sleman Gardu Pandang Kaliurang Pembangunan Plaza Pengunjung Long weekend Destinasi wisata Wahana Baru Hargobinangun Pakem Sleman Wisata pariwisata

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar