Jejak Digital Upacara Sumpah Pemuda 2025 Pemkab Sleman Nihil, Kontras dengan Tahun Lalu

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

13 Nov 2025 18:01

Thumbnail Jejak Digital Upacara Sumpah Pemuda 2025 Pemkab Sleman Nihil, Kontras dengan Tahun Lalu
Pengamat Kebijakan Publik, Abdul Hakim (kiri) bersama Advokat Senior Layung Purnomo dalam salahsatu kesempatan beberapa waktu lalu. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menuai pertanyaan besar setelah tidak ditemukannya jejak digital otentik mengenai pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025. Ketiadaan arsip digital ini menjadi anomali, mengingat pada tahun sebelumnya, 2024, Pemkab Sleman secara jelas mendokumentasikan dan mempublikasikan Upacara Sumpah Pemuda di kanal-kanal resminya.

Penelusuran Ketik.com pada laman resmi dan media sosial Pemkab Sleman menunjukkan nihilnya publikasi yang mengindikasikan adanya upacara peringatan Sumpah Pemuda di lingkup pemerintah kabupaten Sleman. Kondisi ini secara drastis berbeda dengan tahun 2024, di mana dokumentasi upacara bendera Sumpah Pemuda ke-96 terarsip rapi, lengkap dengan foto pejabat yang hadir dan berita acara.

"Nerikit": Ketiadaan Jejak Digital Putus Koneksi Sejarah

Pengamat Kebijakan Publik, Abdul Hakim, menegaskan bahwa ketidakmampuan Pemkab Sleman dalam menghasilkan jejak digital Upacara Sumpah Pemuda tahun ini menunjukkan kemunduran serius dalam tata kelola pemerintahan berbasis keterbukaan dan transparansi sejarah.

Baca Juga:
Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

"Tahun lalu ada. Tahun ini lenyap. Ini bukan sekadar masalah dokumentasi, tapi masalah komitmen historis yang inkonsisten," ujar Abdul Hakim di Yogyakarta Kamis,13 November 2025.

Abdul Hakim menjelaskan bahwa ketiadaan jejak digital dari kegiatan seremonial wajib seperti ini berdampak "nerikit" (berat) bagi anak cucu.

"Ketika generasi mendatang mencari bagaimana Pemkab Sleman, sebagai institusi, merayakan momen bersejarah Sumpah Pemuda, mereka hanya akan menemukan jejak tahun 2024, dan mendapati kekosongan di tahun 2025. Ini menciptakan kesan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak dipertahankan secara berkelanjutan oleh Pemkab Sleman," tambahnya.

Menurut Abdul Hakim, jejak digital adalah instrumen penting untuk memelihara memori kolektif dan memastikan kesinambungan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:
WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

Apalagi, jejak digital tahun sebelumnya menjadi standar yang seharusnya dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Kepala Bakesbangpol Belum Minta Maaf dan Belum Disanksi

Keputusan peniadaan upacara oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman dengan dalih efisiensi anggaran adalah akar masalah hilangnya jejak digital tahun ini. Kepala Bakesbangpol Sleman, Samsul Bakri, menjadi sorotan utama atas kebijakan tersebut.

"Jika alasannya efisiensi, mengapa upacara di tahun 2024 bisa dilaksanakan dan didokumentasikan? Ini menunjukkan ada pergeseran prioritas yang keliru dari Pemkab Sleman," tegas Abdul Hakim.

Abdul Hakim menambahkan, kelalaian fatal ini diperparah dengan sikap Kepala Bakesbangpol Sleman, Samsul Bakri, yang hingga saat ini belum menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik atas peniadaan upacara dan hilangnya arsip sejarah tersebut.

Lebih lanjut, hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi atau keputusan sanksi dari atasan atau pimpinan Pemkab Sleman terhadap Kepala Bakesbangpol Sleman.

"Tidak adanya sanksi dan tidak adanya permohonan maaf menunjukkan pimpinan Pemkab seolah membenarkan atau menganggap enteng kelalaian fatal ini, yang dampaknya adalah merugikan warisan sejarah bagi generasi muda Sleman," pungkas Abdul Hakim.

Pemkab Sleman sendiri belum memberikan klarifikasi resmi terkait mengapa standar pengarsipan dan publikasi jejak digital yang sudah terbangun di tahun sebelumnya, gagal total di tahun 2025. (*)

Baca Sebelumnya

Bawa Hampir 1 Kg Sabu, Pria Asal Banyuasin Dituntut 15 Tahun Penjara

Baca Selanjutnya

Proses Mediasi, Warung Liar di Sisi Barat Pancer Dorr Pacitan Terancam Direlokasi

Tags:

Pemerintah Kabupaten Sleman Hari Sumpah Pemuda Upacara Bendera Jejak Digital Abdul Hakim Samsul Bakri Bakesbangpol Sleman Efisiensi Anggaran

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar