KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Kodim 0807/Tulungagung resmi membuka kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Selasa, 11 Agustus 2026.
Program kolaboratif ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan rabat beton guna mempercepat pemerataan ekonomi serta mengikis angka kemiskinan ekstrem di wilayah pinggiran.
Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Dandim 0807/Tulungagung, perwakilan Yonif TP, Kepala DPMD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, Forkopimcam Pucanglaban, serta jajaran pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin dalam sambutannya menekankan bahwa Karya Bakti TNI merupakan wujud nyata sinergi antara militer, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Selain memperkuat infrastruktur desa, program ini ditujukan untuk mendukung penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tulungagung yang tercatat berada di angka 0,25 persen pada tahun 2025.
"Pembangunan jalan rabat beton menuju Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan ini tidak hanya memperlancar mobilitas warga dan ketahanan pangan, tetapi juga membuka akses potensi wisata pesisir dan pegunungan di Tulungagung," ujar Baharudin sebelum meresmikan kegiatan secara resmi.
Kepala Desa Manding Willy Angga Nugraha. menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Pemkab dan TNI. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan Plt. Bupati ini menjadi sejarah baru bagi Desa Manding, yang selama belasan tahun dinilai sebagai kawasan terisolir di batas wilayah Kalidawir.
Keberadaan markas Yonif dan pelaksanaan Karya Bakti terbukti membawa dampak ekonomi signifikan bagi warga lokal. Lonjakan Nilai Tanah: Harga tanah di sekitar kawasan meningkat drastis dari kisaran Rp500.000 per ru menjadi Rp7 juta hingga Rp10 juta per ru. Hal tersebut diliat dari :
1. Geliat UMKM
Terbentuk paguyuban pedagang lokal dengan lebih dari 50 pelaku UMKM,.yang mayoritas dulunya merupakan petani dan buruh kasar dengan potensi perputaran uang mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta per hari saat jam pesiar anggota.
2. Konektivitas Poros Desa
Selain rabat beton Karya Bakti sepanjang 1,5 km, Dinas PUPR dan Bappeda juga menyiapkan pembangunan jalan sirip penghubung dari area Yonif menuju balai desa.
Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han, menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk keterlibatan mahasiswa KKN dari UIN Satu Tulungagung dan personil Yonzipur 5/GG, untuk menyukseskan pembangunan ini.
Dandim juga mengimbau warga Desa Manding untuk merawat fasilitas yang telah dibangun agar memiliki masa pakai (lifetime) yang lebih lama.
Sinergi ini diharapkan dapat menjaga kondusivitas keamanan sekaligus mengakselerasi kemajuan desa-desa di wilayah perbatasan Tulungagung. (*)
