Komite Sekolah SMA 2 Tuban Diprotes, Gara-Gara Puluhan Tahun Tak Ada Reorganisasi Pengurus

Jurnalis: Ahmad Istihar
Editor: Muhammad Faizin

5 Okt 2024 16:20

Thumbnail Komite Sekolah SMA 2 Tuban Diprotes, Gara-Gara Puluhan Tahun Tak Ada Reorganisasi Pengurus
Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 2 Tuban (05/10/2024)(Foto Ahmad Istihar/Ketik.co.id)

KETIK, TUBAN – Sejumlah wali murid dan guru di Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 2 Tuban mengeluhkan kepengurusan Komite Sekolah (KS). Sampai kini, Oktober 2024, belum ada pergantian, padahal masa jabatanya telah habis.

Selain itu, Wali murid menilai para pengurus KS terlalu lama menjabat. Mereka rata-rata telah menjadi pengurus atau menjabat 10 tahun lebih bahkan ada yang sudah 21 tahun lebih.

Di sisi lain, dalam ketentuan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2016 pasal 8, dijelaskan bahwa; Masa jabatan keanggotaan Komite Sekolah paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.

“Ini aturannya kan sudah jelas, dalam Permendikbud RI Nomor 75 tahun 2016 pasal 8, disebutkan; Masa jabatan keanggotaan Komite Sekolah mestinya paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu-red) kali masa jabatan. La kalau Komite di SMADA (SMA 2-red) itu menjadi pengurus 10 tahun lebih, kan jelas melanggar aturan,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Pria yang mengaku wali murid Kelas XII ini menyesalkan sikap Kepala Sekolah (Kepsek) dinilainya kurang tegas. Bahkan dianggapnya sengaja tidak dilakukan pergantian karena kongkalikong dengan pengurus Komite dalam pengelolaan kelembagaan pendidikan.

“Mestinya Kepsek harus bersikap tegas, karena dia yang punya kewenangan terbitkan SK-nya dari Kepala Kepala Sekolah. Tapi ternyata tidak dilakukan, ini yang membuat saya curiga jangan-jangan memang terjadi kongkalikong,” tandas pria yang mengaku warga kelurahan Sidorejo-Tuban ini.

Selain lamanya menjabat sebagai pengurus KS, Wali murid mensoal pengelolaan dana Partisipasi Masyarakat (PM) yang kurang transparan.

Pihak wali murid selama ini hanya dimintai dana partisipasi, tetapi tidak pernah dijelaskan peruntukan dan pemanfaatannya.

Baca Juga:
Bupati Tegal Jadi Wisudawan Magister Manajemen UPS

“Kami hanya diberi laporan setelah dana digunakan, tidak pernah diajak musyawarah membuat program,” timpal seorang wanita paruh baya yang mengaku wali murid kelas XI.

Dikonfirmasi terpisah,Kepala Sekolah SMU Negeri 2 Mohammad Ilham Basyori Membenarkan bahwa kepengurusan komite memang sudah lama dan sudah saatnya dilakukan pergantian pengurus.

Sayangnya, disoal pengelolaan dana Partisipasi Masyarakat, pihaknya mengaku tidak tahu menahu. Pasalnya, pengelolaan dikelola secara mandiri Komite.

“Untuk penggunaan dana partisipasi masyarakat itu kewenangan sepenuhnya ada di Komite, kami hanya mendapat laporan saja,” jelas Kepsek yang baru menjabat 1,5 tahun ini.

Mantan Kepsek SMU 5 Tuban itu menambahkan, dirinya juga tidak diajak koordinasi terkait penggunaan uang komite. Ia hanya mendapat laporan setelah kegiatan selesai.

Seperti membuat panggung, pembelian tenda, renovasi ruang guru yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah itu dirinya sebagai kepala sekolah tidak pernah dilibatkan. “Jadi itu murni kegiatan komite, Kepala Sekolah tidak tahu menahu soal itu." tandasnya.

Sementara, Ketua Komite SMA-N 2 Tuban, Muhariyantie, saat dikonfirmasi melalui pesan massanger, belum bersedia memberikan jawaban. Sebaliknya, sejumlah wali murid mengaku akan membuat surat mendesak Kepsek agar lebih tegas untuk reorganisasi atau pergantian kepengurusan Komite. (*)

Baca Sebelumnya

Maraknya Fenomena Kampanye Kotak Kosong, Pengamat UTM Berikan Pandangannya

Baca Selanjutnya

Keren! Bank Jatim Beri Kemudahan Layanan Perbankan pada Pegawai dan Pengguna Trans Jatim

Tags:

SMADA SMA2Tuban Komitesekolah Pendidikan

Berita lainnya oleh Ahmad Istihar

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

18 April 2026 19:45

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

17 April 2026 20:47

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

16 April 2026 19:30

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

14 April 2026 15:55

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

12 April 2026 22:41

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

12 April 2026 19:54

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend