PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026

Jurnalis: Ahmad Istihar
Editor: Al Ahmadi

9 Apr 2026 01:30

Thumbnail PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026
Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tuban yang dikerjakan Waskita Karya dan ditargetkan rampung pada Juni, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Proyek pembangunan SR di Jawa Timur ini tersebar di lima daerah, yakni Surabaya, Kabupaten Sampang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Tuban dengan total nilai mencapai Rp1,165 triliun.

Hingga awal April 2026, progres pembangunan secara keseluruhan di Jawa Timur telah mencapai 33,311 persen. Sementara khusus di Kabupaten Tuban, progres pekerjaan berada di angka 26,344 persen.

Pihak pelaksana menargetkan pembangunan dapat rampung pada 20 Juni 2026.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Untuk mengejar target tersebut, percepatan terus dilakukan dengan mengantisipasi berbagai potensi kendala, mulai dari ketersediaan material hingga tenaga kerja.

Di lokasi proyek Tuban, pembangunan telah memasuki tahap struktur awal.

Sejumlah pekerjaan seperti galian tiang pancang (pile cap) untuk konstruksi gedung mulai dilakukan, termasuk pemasangan pagar permanen berbahan beton.

Kepala Lapangan Waskita Karya, Agus Saputra, menyebut proyek ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

“Pembangunan SR di Tuban sejalan implementasi Asta Cita Pemerintah terkait peningkatan kualitas SDM melalui pemerataan pendidikan. Proyek ini pun sangat penting karena termasuk ke dalam program prioritas Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.

Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Program Sekolah Rakyat menerapkan pendekatan pendidikan berbasis asrama yang dinilai lebih efektif menjaga keberlanjutan belajar bagi anak keluarga miskin maupun miskin ekstrem. Maka kami memastikan seluruh fasilitas tersedia demi menyukseskan proses belajar mengajar dan pembentukan karakter,” imbuhnya.

Dalam satu kawasan pembangunan, Waskita Karya tidak hanya membangun ruang kelas, tetapi juga fasilitas penunjang seperti asrama siswa, asrama guru, kantin, sarana olahraga, tempat ibadah, hingga gedung serbaguna.

Sebagai perusahaan konstruksi milik negara dengan pengalaman panjang, Waskita Karya menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kedepannya Waskita Karya akan terus membangun lebih banyak SR guna membantu pemerintah mewujudkan target di tahun 2029 sebanyak 500 Sekolah Rakyat. Bagi kami pembangunan proyek ini bukan sekadar menyelesaikan konstruksi, tapi juga bagian tanggung jawab mencerdaskan anak Indonesia,” tutup Agus.(*)

Baca Sebelumnya

Borong Pengakuan Negara! Seluruh Prodi Syariah UIN KHAS Jember Jadi Tujuan BIB-LPDP 2026

Baca Selanjutnya

Waskita Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Tuban, Target Juni 2026 Selesai

Tags:

Ekonomi Bisnis waskitakarya SekolahRakyat Pemkabtuban Kemensos Waskita Karya Sekolah Rakyat PSN Jawa timur tuban Infrastruktur pendidikan Indonesia Emas 2045

Berita lainnya oleh Ahmad Istihar

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

18 April 2026 19:45

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

17 April 2026 20:47

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

16 April 2026 19:30

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

14 April 2026 15:55

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

12 April 2026 22:41

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

12 April 2026 19:54

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend