Khusyuk Selawat di Gang Rencek Jatisari Tuban, Peringatan Maulid Nabi dan Milad Ke-1 Majlis Mujahadah

13 September 2026 21:23 13 Sep 2026 21:23

Ahmad Istihar, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Khusyuk Selawat di Gang Rencek Jatisari Tuban, Peringatan Maulid Nabi dan Milad Ke-1 Majlis Mujahadah

Momen aksi sosial santunan anak yatim lingkungan gang rencek Jatisari dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi dan Rasa Syukur Milad ke-1 Majlis Mujahadah, Minggu 13 September 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti gang rencek dusun Jatisari, Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Ratusan jemaah dan santri tumpah ruah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Milad ke-1 Majlis Mujahadah Gang Rencek digelar pada Sabtu malam 13 September 2026

Acara dipusatkan di halaman Gelora Guyub Rukun Gang Rencek dimulai sejak pukul 19.00 WIB.

Momentum berkah ini diawali penampilan penuh semangat anak- anak lembaga pendidikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), yang kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim dilingkungan sekitar sebagai wujud kepedulian antar sesama rukun tangga dan rukun warga setempat.

Gema selawat yang dipimpin oleh grup hadroh elek Yo band santri An-Nihayah melantun indah sejak awal acara. Lantunan pujian kepada baginda Rasulullah SAW kian menambah kekhusyukan dan menggetarkan hati setiap jemaah yang hadir, termasuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar.

Ketua Majlis Mujahadah Gang Rencek, Haji Sunaji, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perjalanan satu tahun majelis yang berdiri karena gagasan pemuda yang galau melihat kondisi sosial dalam bernegara dari tingkat pusat, daerah, kecamatan hingga desa. Sehingga, pada ahirnya kembali di lingkungan atau gang rencek untuk menciptakan semangat kebersamaan dan menuntut ilmu.

"Alhamdulillah, tidak terasa sudah satu tahun Majlis Mujahadah Gang Rencek istiqomah menjadi wadah zikir, sholawat dan tholabul ilmi/menuntut ilmu. Milad pertama sengaja barengan dengan peringatan Maulid Nabi sebagai wujud mahabbah atau rasa cinta kepada Rasulullah. Semoga majelis ini terus membawa keberkahan bagi warga Jatisari dan sekitarnya," tutur Haji Sunaji.

Foto Momen lantunan sholawat peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-1 Majlis Mujahadah, Minggu 13 September 2026, Minggu 13 September 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)Momen lantunan sholawat peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-1 Majlis Mujahadah, Minggu 13 September 2026, Minggu 13 September 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

Memasuki puncak acara, jemaah menyimak Mauidhotul hasanah disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda 02 Senori, KH. Abdul Muiz atau Gus Muis.

Dalam tausiyahnya, Gus Muis mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan maulid bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting memperbaiki akhlak dan mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga tradisi mengaji atau bermajlis.

"Maulid adalah pengingat cinta. Jika kita mengaku cinta kepada Rasulullah, maka buktikan dengan menghidupkan dua peninggalan / wasiat beliau sebelum wafat, yakni Al-Qur'an dan Al-Hadits," ucap Gus Muis dihadapan jamaah majelis.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks penjelasan praktis saat ini, Al- Hadist dapat dimaknai dengan konsistensi atau melakukan aktivitas mengaji artinya kesadaran setiap insan yang mengakui sebagai umat Nabi Muhammad untuk terus menuntut ilmu agama melalui majlis - majlis.

"Kehadiran majelis mujahadah seperti di Gang Rencek ini adalah benteng moral sekaligus penjaga wasiat terakhir Nabi Muhammad SAW, untuk diteruskan kepada kita - kita ini," tegas Gus Muis di hadapan jemaah

"Sebab bagi seorang kalau memaknai Hadist secara utuh tanpa ilmu maupun sanad mumpuni malah dikhawatirkan menjadikan sesat arah. Oleh sebab itu, hadist dalam konteks penjelasan praktis setiap insan manusia yang senang/mahabbah harus ilmu salah satunya lewat ngaji atau bermajlis seperti ini," jelasnya 

Acara sarat makna tersebut ditutup doa bersama untuk keselamatan bangsa, kelancaran rezeki, serta keistiqomahan Majlis Mujahadah Gang Rencek agar semakin syiar di masa depan.

Setelah doa penutup, warga bersama-sama menikmati hidangan swadaya warga sekitar sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

"Semangat gotong royong panitia dan antusiasme warga menjadi bukti nyata bahwa syiar Islam di pelosok Desa Jatisari terus tumbuh subur dengan penuh cinta," pungkas Haji Muwandoyo selaku penasihat Majlis Mujahadah Guyub Rukun Gang Rencek.(*)

Tombol Google News

Tags:

Gang Rencek Jatisari Maulid Nabi Muhammad Pemkab Tuban