KETIK, TUBAN – Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan sanksi Pemberhentian Operasional Sementara atau suspend terhadap 31 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, karena disebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Sementara itu, data terakhir Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban mencatat hanya 16 SPPG yang belum memiliki SLHS.
Sanksi tersebut tertuang dalam surat Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN nomor 4041/D.TWS/09/2026 tertanggal Senin, 7 September 2026.
Dalam surat itu, BGN menjatuhkan sanksi suspend terhadap sejumlah dapur di wilayah 2 BGN, termasuk 31 dapur SPPG di Kabupaten Tuban serta SPPG Yayasan Oke Gas Bergizi.
Sanksi tersebut berlaku maksimal 20 hari kalender.
Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Tuban sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, drg. Roikan, menyampaikan data terakhir yang dimiliki dinas terkait kepemilikan SLHS pada SPPG.
"Total SPPG = 160, SPPG punya SLHS = 144, SPPG belum punya SLHS = 16 belum operasional. Ini data dari Dinkes yang terakhir," tulis drg. Roikan kepada Ketik.com.
Berdasarkan data tersebut, dari total 160 SPPG di Kabupaten Tuban, sebanyak 144 SPPG telah memiliki SLHS.
Sedangkan 16 SPPG belum memiliki SLHS dan disebut belum operasional.
Artinya, terdapat ketidaksesuaian data kepemilikan SLHS SPPG dari kedua instansi tersebut.
Ketika dikonfirmasi mengenai dasar penerbitan surat suspend dan perbedaan jumlah SPPG yang disebut belum memiliki SLHS, Kepala BGN Sudaryono belum memberikan respons hingga berita ini diturunkan.
Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Tuban, Aulia Rizqi, terkait data suspend dan langkah selanjutnya bagi SPPG yang dikenai sanksi.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons.
Adapun 31 dapur SPPG yang disebut terkena suspend tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tuban, di antaranya Grabagan, Soko, Rengel, Senori, Singgahan, Plumpang, Widang, Merakurak, hingga Tambakboyo.
Berikut daftarnya.
1. SPPG Tuban Bangilan Banjarworo Yayasan Berkah Malik Sejahtera
2. SPPG Tuban Bangilan Kedungmulyo Yayasan Berkah Malik Sejahtera
3. SPPG Tuban Grabagan Grabagan Yayasan Kemala Bhayangkari
4. SPPG Tuban Grabagan Ngandong Yayasan Asmedia Center Indonesia
5. SPPG Tuban Jenu Temaji Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat
6. SPPG Tuban Kenduruan Sidohasri Yayasan Maftukhan Khasanah Sejahtera
7. SPPG Tuban Merakurak Senori Yayasan Sakti Mandiri Abadi
8. SPPG Tuban Merakurak Tahulu Yayasan Hidayatun Najah
9. SPPG Tuban Montong Abadi Yayasan Sakti Mandiri Abadi
10.SPPG Tuban Parengan Kumpulrejo Yayasan Purna Dharma Abhadi
11. SPPG Tuban Plumpang Kedungrojo Yayasan Oke Gas Bergizi
12. SPPG Tuban Plumpang Kedungsoko Yayasan Pendidikan Islam Al Azhaar Indonesia
13. SPPG Tuban Plumpang Kesamben Yayasan Sakti Mandiri Abadi
14. SPPG Tuban Rengel Maibit 2 Yayasan Untung Makmur Bersama
15. SPPG Tuban Rengel Rengel 2 Yayasan Untung Makmur Bersama
16. SPPG Tuban Senori Sendang 2 Yayasan Maftukhan Khasanah Sejahtera
17. SPPG Tuban Singgahan Lajo Lor Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera
18. SPPG Tuban Singgahan Mulyorejo Yayasan Kemala Bhayangkari
19. SPPG Tuban Soko Menilo Yayasan Peduli Pengembangan Pendidikan Umat
20. SPPG Tuban Soko Mentoro 3 Yayasan Putra Tanggir Sejahtera
21. SPPG Tuban Soko Nguruan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Azhaar
22. SPPG Tuban Soko Sandingrowo Yayasan Untung Makmur Bersama
23. SPPG Tuban Soko Sokosari 3 Yayasan Nur Rahmah Petungasri Pandaan
24.SPPG Tuban Soko Sumurcindi Yayasan Sakti Mandiri Abadi
25. SPPG Tuban Tambakboyo Dasin Yayasan Kemala Bhayangkari
26. SPPG Tuban Tambakboyo Sawir Yayasan Kasih Harum Bersinar
27. SPPG Tuban Tuban Kingking 2 Yayasan Garuda Muda Berdikarya
28.SPPG Tuban Tuban Latsari 3 Yayasan Citra Yudha Bhakti
29. SPPG Tuban Tuban Perbon 2 Yayasan Dharma Yudha Sakti
30.SPPG Tuban Tuban Ronggomulyo Yayasan Dharma Yudha Sakti
31. SPPG Tuban Widang Widang 2 Yayasan Pantura Tengah Jaya.
Lebih lanjut, persoalan sinkronisasi data antara laporan dari daerah dengan keputusan dari pusat diketahui bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, kasus serupa terjadi terkait dokumen Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada era Nanik S Deyang.
Ketika itu, surat suspend disebut tetap diterbitkan dengan alasan dapur tidak memiliki IPAL.
Padahal, kondisi di lapangan menunjukkan dapur tersebut telah membangun dan memiliki fasilitas IPAL yang berfungsi.
Keterlambatan sinkronisasi data dinilai berpotensi berdampak terhadap operasional dapur SPPG, termasuk para relawan dan mitra dapur yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG.(*)
