Bimtek Kepala Sekolah dan Tendik SR se-Jatim! Kadisdik Jadi Moderator, Prof Nuh beri pesan dan puji kepemimpinan Khofifah

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Fiqih Arfani

17 Jan 2026 09:20

Thumbnail Bimtek Kepala Sekolah dan Tendik SR se-Jatim! Kadisdik Jadi Moderator, Prof Nuh beri pesan dan puji kepemimpinan Khofifah
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai (kanan) menjadi moderator saat pemaparan materi oleh Prof Nuh (kiri) di sela Bimtek Bagi Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah' Rakyat se-provinsi setempat, Jumat, 16 Januari 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjadi moderator dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur yang digelar pada Jumat, 16 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Aries memimpin jalannya pembekalan materi yang disampaikan oleh Prof Dr Ir Muhammad Nuh, DEA, tokoh negarawan sekaligus pemikir Sekolah Rakyat.

Bimtek turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Prof Nuh menyampaikan pesan kepada para kepala sekolah dan tenaga kependidikan agar mengedepankan nilai kesetiaan dalam memimpin dan mengelola Sekolah Rakyat.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

“Nilai paling utama dalam mengurusi Sekolah Rakyat dan yang paling mahal itu adalah kesetiaan. Setia itu melebihi dari tanggung jawab dan tugas,” ujarnya.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu juga menegaskan bahwa wujud kehadiran negara yang paling nyata adalah ketika anak-anak dari kelompok paling lemah tetap memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Ia juga menyebut pendidikan sebagai instrumen paling beradab untuk memutus mata rantai kemiskinan dan ketidakberdayaan. Menurutnya, tidak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia, dan manusia merupakan sebaik-baik ciptaan-Nya.

“Setiap manusia memiliki keunikan maka temukan keunikan itu sebagai modal sukses,” kata Prof Nuh.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

“Saya juga berpesan bahwa orang baik adalah orang yang mempunyai kebiasaan baik. Semakin baik, semakin banyak kebiasaan baiknya. Nah, kebiasaan baik inilah yang harus dilakukan para kepala sekolah dan tenaga kependidikan," tambah dia.

Prof Nuh juga mengapresiasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai Jawa Timur patut menjadi contoh bagi provinsi lain karena menjadi daerah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak yang telah beroperasi, yakni di 26 titik.

“Apalagi yang hadir Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi dan Mensos Gus Ipul. Saya belum pernah dengar provinsi lain berbuat sama. Ini harus diapresiasi dan kepala sekolah maupun tenaga kependidian di Jatim wajib bangga,” ujarnya.

Sementara itu, Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan Sekolah Rakyat sekaligus mempertajam indikator kinerja berbasis dampak.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan pendampingan dan supervisi substantif, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor.

Ia menambahkan, seluruh upaya tersebut sejalan dengan program Gubernur Khofifah, yakni Jatim Cerdas, yang menitikberatkan pada pendidikan berdampak untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan yang berdampak adalah pendidikan yang menghadirkan keadilan, membuka harapan dan menyiapkan masa depan anak Indonesia,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

AS Batal Serang Iran Usai Dikunjungi Bos Badan Intelejen Israel

Baca Selanjutnya

Surabaya dan Bondowoso Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Tags:

Sekolah Rakyat Jawa timur Pendidikan Edukasi Bimbingan Teknis Dinas Pendidikan Jawa Timur

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H