Makna Ketupat dan Lontong Sayur, Menu Andalan yang Menghangatkan Suasana Idulfitri

Jurnalis: Muhammad Roihan
Editor: Fisca Tanjung

22 Mar 2026 02:00

Thumbnail Makna Ketupat dan Lontong Sayur, Menu Andalan yang Menghangatkan Suasana Idulfitri
Terdapat semangkok potongan ketupat, sebutir telur rebus yang dilengkapi dengan tahu, sambal dan bawang goreng, serta disiram dengan kuah berwarna kuning diatasnya. (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Perayaan Hari Raya Idulfitri merupakan tradisi umat muslim yang selalu dirayakan setelah menjalankan puasa Ramadan. Momen ini identik dengan kebersamaan, saat keluarga dan kerabat berkumpul untuk saling bermaaf-maafan sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Tak hanya kebersamaan keluarga, kehadiran berbagai hidangan, mulai dari masakan berat hingga jajanan ringan, juga menjadi bagian penting yang memperindah suasana Lebaran dan menambah kehangatan saat berkumpul bersama sanak saudara.

Salah satu menu yang hampir selalu tersedia saat lebaran adalah lontong sayur dan ketupat. Kedua makanan tersebut telah menjadi bagian dari menu andalan yang dipercaya selalu ada dalam perayaan Hari Raya Idulfitri di berbagai daerah Indonesia.

Secara historis, ketupat diyakini telah dikenal luas sejak masa penyebaran Islam di Nusantara. Tradisi ini kerap dikaitkan dengan peran para wali, terutama Sunan Kalijaga, yang menggunakan pendekatan budaya untuk menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat.

Baca Juga:
Keluarga Besar MAN 1 Tulungagung Gelar Halalbihalal di Hari Pertama Masuk, Suasana Penuh Khidmat

Dalam budaya Jawa, Istilah “kupat” dalam bahasa Jawa sering dimaknai sebagai singkatan dari “ngaku lepat,” yang berarti mengakui kesalahan. Makna tersebut identik dengan perayaan Idulfitri yang menekankan pentingnya saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Tidak hanya itu, bentuk anyaman pada ketupat sendiri melambangkan berbagai kesalahan manusia, sementara nasi putih yang berada di dalamnya menggambarkan kesucian hati setelah seseorang saling memaafkan, oleh sebab itu ketupat kerap dimaknai sebagai simbol kembali kepada fitrah.

Seiring perkembangan tradisi lebaran di masyarakat, ketupat kemudian disajikan bersama beragam hidangan pelengkap. Salah satu yang paling populer adalah lontong sayur, masakan ini berasal dari olahan beras yang dimasak dalam balutan daun pisang hingga teksturnya padat dan mudah dipotong.

Dalam penyajiannya, lontong sayur biasanya disiram dengan kuah santan gurih dan dipadukan dengan berbagai lauk tambahan, seperti tahu, tempe, telur dan daging. Perpaduan rasa gurih dan rempah yang khas membuat hidangan ini menjadi favorit banyak keluarga saat lebaran.

Baca Juga:
Halalbihalal SMPN 2 Tulungagung Jadi Momen Reuni Penuh Kehangatan

Meskipun saat ini telah banyak rekomendasi menu masakan baru yang dihidangkan saat lebaran, lontong sayur dan ketupat tetap menjadi menu utama dan sulit tergantikan. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, perayaan Idulfitri terasa belum lengkap tanpa kehadiran dua hidangan tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Batu Rancang Kawasan Smart Integrated Farming di Giripurno

Baca Selanjutnya

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Tags:

idul fitri Lontong sayur hidangan lebaran makna ketupat Masakan lebaran

Berita lainnya oleh Muhammad Roihan

Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

13 April 2026 16:25

Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Rimbawan Jatim Bersatu, Wujudkan Kunci Masa Depan Tahura Raden Soerjo

10 April 2026 16:10

Rimbawan Jatim Bersatu, Wujudkan Kunci Masa Depan Tahura Raden Soerjo

Perkuat Adaptasi Ekonomi Hijau, Kadishut Jatim Sambang CDK Wilayah Madiun

10 April 2026 12:14

Perkuat Adaptasi Ekonomi Hijau, Kadishut Jatim Sambang CDK Wilayah Madiun

DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi

9 April 2026 18:25

DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi

Waspada Kemarau Panjang! Kadishut Jatim Ingatkan Kolaborasi dan Mitigasi Harus Diperkuat

9 April 2026 18:04

Waspada Kemarau Panjang! Kadishut Jatim Ingatkan Kolaborasi dan Mitigasi Harus Diperkuat

Produksi Air Bersih, Pemkot Surabaya Tinjau IPAM Karang Pilang 4 Pastikan Kualitas Air Terjaga

8 April 2026 16:49

Produksi Air Bersih, Pemkot Surabaya Tinjau IPAM Karang Pilang 4 Pastikan Kualitas Air Terjaga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar