KH Imam Chambali: Teladani Kelapangan Hati Rasulullah dengan Membaca Al-Qur'an

Jurnalis: Siska Nabilah Qothrotun Nada
Editor: Rahmat Rifadin

2 Mar 2026 18:05

Thumbnail KH Imam Chambali: Teladani Kelapangan Hati Rasulullah dengan Membaca Al-Qur'an
Sosok K.H. Much. Imam Chambali saat Mengisi Ceramah Ramadan di Masjid Al-Jihad Surabaya pada Sabtu, 28 Februari 2026 (Foto: Tangkapan Layar YouTube Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Kisah tentang keteguhan dan kelapangan hati Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam kembali diceritakan dalam sebuah ceramah Ramadan. Kerasnya bacaan Al-Qur’an Rasulullah pada suatu hari pernah membuat kaum kafir merasa terganggu hingga merencanakan pembunuhan terhadap beliau.

Ceramah ini di sampaikan K.H. Much. Imam Chambali, MM, pada Sabtu 28 Februari 2026 di Masjid Al-Jihad Surabaya.

“Rasulullah itu ditakdirkan ummi, tidak bisa baca tidak bisa tulis. Tapi ditakdirkan begitu supaya orang-orang kafir tidak mengatakan Al-Qur'an itu ciptaan Muhammad. Jadi tidak bisa baca, tidak bisa tulis bukan karena ‘bodoh’, mboten (tidak). Ada tujuannya Allah takdirkan begitu,” ujar Abah Imam sapaan akrabnya.

Ia mengisahkan, pada saat itu Rasulullah membaca Al-Qur’an dengan suara keras, yakni Surat As-Sajdah, kemudian kaum kafir sepakat untuk membunuh beliau karena merasa terganggu. Mereka telah membawa batu, pisau dan alat-alat lainnya, namun seketika tangan mereka menjadi kaku dan mata mereka buta.

Baca Juga:
Noussair Mazraoui Berencana Pensiun Usai Piala Dunia 2026, Ingin Fokus Hafal Al-Qur’an dan Jadi Imam Masjid

Melihat kejadian tersebut, mereka meminta maaf kepada Nabi Muhammad. “Rasulullah itu memang hatinya lembut. Beliau berdo’a Ya Allah, semoga saudara-saudara saya ini disembuhkan dari tangan yang kaku tadi dan mata yang buta’’, tuturnya. Akhirnya seketika mereka langsung sembuh.

Meski demikian, tidak satu pun dari mereka yang beriman. Dari kisah ini, Abah Imam menegaskan bahwa orang yang berjuang di jalan dakwah pasti akan menghadapi ujian.

“Orang berjuang demi kebaikan itu pasti akan menjumpai ujian. Tapi kita tidak boleh membalas dengan kejahatan, harus menjadi pemaaf,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya ini juga menekankan pentingnya memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan suci Ramadan. Menurutnya, membaca Al-Qur’an tetap membawa hikmah meski tidak faham maknanya.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Ia mencontohkan kebiasaan Rasulullah yang setiap Ramadan melakukan nderesan (tadarus) dan disimak langsung oleh Malaikat Jibril. Di zaman sekarang, kemudahan teknologi seperti mushaf digital di ponsel semakin memudahkan umat Islam untuk membaca Al-Qur’an kapan saja.

“Cukup ngaji saja. Kalo tiba-tiba ada pertolongan berarti barokahnya baca Qur’an,” ujar Kiai asal Palembang tersebut.

Di akhir ceramahnya, Dewan Penasihat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bryan Makkah tersebut mengajak jemaah untuk selalu istiqomah dalam hal kebaikan meskipun belum sempurna.

“Mugo-mugo kulo lan panjenengan termasuk wong istiqomah (Semoga saya dan kita semua termasuk orang yang istiqomah). Istiqomah dari semua kebaikan walaupun tidak sempurna, sing penting ada nilai-nilai niat baik.Masyaallah’’, pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tadarus atau Target Khatam? Ketika Kuantitas Mengalahkan Kualitas

Baca Selanjutnya

Pemkot Batu Percepat Program 1000 Sarjana, Bantuan Kuliah hingga Rp10 Juta per Semester

Tags:

Abah Imam Chambali ramadan Al Qur'an Pemaaf Dakwah istiqomah

Berita lainnya oleh Siska Nabilah Qothrotun Nada

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 19 April 2026: Kota Malang Berawan, Batu Hujan Ringan

19 April 2026 07:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 19 April 2026: Kota Malang Berawan, Batu Hujan Ringan

Ketua PKK Surabaya Rini Indriyani Dukung Penonaktifan NIK bagi Suami yang Abai Nafkahi Istri

18 April 2026 20:49

Ketua PKK Surabaya Rini Indriyani Dukung Penonaktifan NIK bagi Suami yang Abai Nafkahi Istri

Jangkauan CCTV Surabaya Ditambah, 146 Titik TPS Sudah Terpasang

18 April 2026 20:43

Jangkauan CCTV Surabaya Ditambah, 146 Titik TPS Sudah Terpasang

Hadiri Muswil IKA UNAIR, Khofifah Tekankan Sinergi Indonesia Barat dan Timur

18 April 2026 19:33

Hadiri Muswil IKA UNAIR, Khofifah Tekankan Sinergi Indonesia Barat dan Timur

Kampung Pancasila Krembangan Tuai Apresiasi, Dinilai Jaga ‘Jiwa’ Kota Surabaya di Tengah Modernisasi

18 April 2026 11:40

Kampung Pancasila Krembangan Tuai Apresiasi, Dinilai Jaga ‘Jiwa’ Kota Surabaya di Tengah Modernisasi

Kota Surabaya dan Pasuruan Diprakirakan Berawan Sabtu 18 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

18 April 2026 07:35

Kota Surabaya dan Pasuruan Diprakirakan Berawan Sabtu 18 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend