Berikut Strategi Ukraina untuk Taklukan Beberapa Daerah di Rusia

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Millah Irodah

3 Okt 2022 10:04

Thumbnail Berikut Strategi Ukraina untuk Taklukan Beberapa Daerah di Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters) 

KETIK, SURABAYA – Pasukan Ukraina semakin menunjukkan taringnya dengan berhasil mendepak tentara Rusia dari Lyman, kota kunci di Donetsk, dan dua wilayah di Kherson selama akhir pekan kemarin.

Bagi banyak pihak, kesuksesan tentara Ukraina ini semakin meyakinkan bahwa pasukan Rusia sebenarnya semakin putus asa melancarkan invasi. 

Kesuksesan militer Ukraina kian meluas sejak melancarkan serangan balasan sejak awal September lalu. Pasukan Presiden Volodymyr Zelensky akhirnya berhasil menendang pasukan Rusia seluruhnya dari Kharkiv. 

Kemenangan Ukraina itu membuat jumlah wilayah yang diduduki pasukan Rusia semakin sedikit jika dibandingkan masa-masa awal invasi. 

Baca Juga:
Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Berdasarkan analisis data Institut Studi Perang (ISW), di awal invasi Rusia berhasil menguasai seperlima wilayah Ukraina, atau sekitar 119 ribu kilometer persegi. 

Namun, tujuh bulan setelah perang berlangsung, tanah yang dikuasai Rusia berkurang sekitar 3.000 km persegi ketimbang lima hari pertama invasi berlangsung pada Februari 2022 lalu. 

Menurut sejumlah analisis, pencaplokan empat wilayah Ukraina yang dilakukan Rusia baru-baru ini juga hanyalah usaha Presiden Vladimir Putin mengamankan wilayah Ukraina yang telah mereka rebut. 

Sementara itu, Rusia sendiri mengklaim empat wilayah Ukraina yang dicaplok yakni Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, menjadi bagian dari kekuasaan mereka berdasarkan referendum yang dilakukan akhir September lalu. 

Baca Juga:
Trump Klaim Selamatkan Pilot F-15 di Pegunungan Iran, Teheran Bantah

Upaya Rusia yang tampak "buru-buru" mengamankan wilayah kekuasaan mereka di Ukraina tak lepas dari sejumlah titik balik peristiwa. 

Ubah Fokus Perang 

Pergerakan pasukan Rusia mulai tampak mengendur dan tidak fokus sejak awal April. Kala itu, pasukan Rusia memutuskan mengubah fokus perang yang semula berupaya menduduki Ibu Kota Kyiv menjadi menguasai Donbas dan wilayah timur Ukraina saja. 

Sejak itu, Rusia menarik semua pasukannya di sekeliling Kyiv dan membuat Moskow kehilangan 40 persen wilayah yang mereka duduki di awal invasi. 

Unit-unit Rusia di Kyiv, Chernihiv, dan Sumy semuanya ditarik. Rusia kemudian memfokuskan serangan untuk menguasai Donbas dan mengalahkan pertahanan Ukraina di Mariupol. 

Sejumlah analisis saat itu menganggap perubahan fokus ini dilakukan lantaran Rusia tidak menyangka bahwa pertahanan pasukan Ukraina bisa rapat mengamankan ibu kota sampai sulit ditembus.  

Padahal, Rusia kala itu berhasil menguasai zona eksklusif Chernobyl dan wilayah selatan Ukraina, termasuk Kherson. 

Bulan-bulan setelahnya, Rusia juga gagal mendapatkan kemenangan substansial. 

Sejak April, pasukan Rusia juga secara keseluruhan hanya bisa menduduki 1.000 kilometer persegi wilayah Ukraina. (*)

Baca Sebelumnya

1.800 Polisi Disiapkan untuk Pengamanan Lukas Enembe 

Baca Selanjutnya

Menpora Amali Tegaskan Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan Paling Utama

Tags:

ukraina Rusia invasi perang

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar