Keluarga Eks Paspampres Jokowi Jadi Korban Mafia Tanah di Kota Malang

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rahmat Rifadin

23 Apr 2025 19:15

Thumbnail Keluarga Eks Paspampres Jokowi Jadi Korban Mafia Tanah di Kota Malang
Pembina GRIB Jaya Jatim, drg. David Andreasmito (tengah) menunjukkan bukti intimidasi yanh diberikan korban, Rabu, 23 April 2025. (Foto: dok. drg David)

KETIK, SURABAYA – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Jawa Timur mengungkap dugaan adanya praktik mafia tanah di Kota Malang. Kali ini korbannya adalah Arya Sjahreza Bayu Lesmana yang merupakan salah satu keluarga perwira tinggi TNI yang pernah menjabat sebagai Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) atau Ajudan Presiden Joko Widodo.

Pembina GRIB Jaya Jatim, drg. David Andreasmito menyebut korban merupakan ahli waris dari Ir. Haji Endro Koesmartono (Alm), pemilik sah tanah dan bangunan di Jalan Bandung nomor 34, Kota Malang.

Ini berdasarkan Akta Jual Beli tertanggal 23 Desember 2003 dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No.1018 seluas 553 meter persegi. Namun, rupanya korban tertipu oleh rekannya saat melakukan perjanjian awal dengan menawarkan usaha rokok.

"Arya adalah korban penipuan dan permufakatan jahat oleh dua orang pelaku bernama Nanda Almer Ronny Putra dan Rizky Thamrin, yang awalnya mengajak usaha bersama dalam CV Frio Tobacco. Dengan dalih kerja sama bisnis, Arya dibujuk untuk menjaminkan aset tanah milik orang tuanya," ujar David, Rabu 23 April 2025.

Selanjutnya, modal usaha yang dicairkan justru digelapkan oleh Nanda Almer. Akibatnya, korban kehilangan aset rumahnya senilai Rp15 miliar.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Selain itu, David menjelaskan korban juga dipersekusi atas tuduhan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin. Padahal keluarga tersebut telah menghuni rumah sejak 1993.

"Tidak hanya itu, dalam proses hukum yang berjalan, tim kuasa hukum korban turut mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami intimidasi dan intervensi dari seseorang yang mengaku sebagai oknum Kopassus berinisial Letkol M," jelasnya.

David mengungkapkan bukti intimidasi dilakukan pada komunikasi melalui aplikasi pesan WhatsApp yang dialami Renald Christoper selaku salah satu kuasa hukum korban diancam. "Kuasa hukum korban diancam," jelasnya.

GRIB Jaya Jatim juga menyoroti dugaan keterlibatan mafia peradilan dalam perkara pidana yang menjerat korban dalam perkara Nomor 371/Pid.B/2024/PN Mlg Jo. No. 460/PID/2025/PT SBY, korban dinyatakan bersalah atas tuduhan memasuki pekarangan tanpa izin berdasarkan Pasal 167 KUHP.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

"Putusan itu janggal. Karena faktanya, korban dan keluarganya telah tinggal di rumah tersebut sejak 1993, jauh sebelum perkara muncul. Hal ini mengindikasikan kuat adanya praktik mafia peradilan," kata David.

GRIB Jaya Jatim mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan mafia tanah dan mafia peradilan yang menimpa keluarga Arya Sjahreza Bayu Lesmana.

"Ini sangat jahat. Boleh kita punya uang banyak, punya teman polisi, jaksa, hakim, tapi jangan untuk menzalimi," pungkas David. (*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Batu Tekankan Program untuk Disabilitas Tak Boleh Sekadar Seremonial

Baca Selanjutnya

Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Fasilitas Ballroom Berkelas

Tags:

Mafia Tanah GRIB Jaya Jatim Jawa timur Mafia Hukum Kriminalisasi Mantan Ajudan Joko widodo

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar