Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Fisca Tanjung

10 Apr 2026 11:43

Thumbnail Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi
DPRD Jawa Timur menyoroti kenaikan tiket pesawat di Jawa Timur pada April 2026 akibat naiknya harga avtur, sementara pemerintah menyiapkan subsidi dan penyesuaian tarif untuk menekan dampaknya. (Foto: Instagram dprd Jawa timur)

KETIK, SURABAYA – Awal April 2026, kenaikan harga avtur (BBM pesawat) di berbagai negara, termasuk Indonesia, mendorong biaya operasional maskapai meningkat dan berpotensi menaikkan harga tiket pesawat.

Kondisi ini dipicu fluktuasi global yang tak terhindarkan, sehingga berdampak pada sektor ekonomi dan pariwisata, khususnya di Jawa Timur.

Data menunjukkan harga avtur di Indonesia, tepatnya di Bandara Soekarno-Hatta, berada di angka Rp23.551 per liter. Angka ini lebih rendah dibandingkan Thailand yang mencapai Rp29.518 per liter dan Filipina sebesar Rp25.326 per liter.

Namun, avtur yang menyumbang sekitar 40 persen biaya operasional maskapai tetap menjadi faktor utama kenaikan biaya penerbangan.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Kenaikan harga tiket pesawat berpotensi menekan pendapatan daerah, memperlambat pertumbuhan ekonomi, serta berdampak pada lapangan kerja.

Aktivitas perdagangan dan distribusi barang yang bergantung pada transportasi udara juga terancam ikut melambat.

Pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah langkah untuk meredam dampak tersebut, antara lain penyesuaian fuel surcharge menjadi 38 persen untuk pesawat jet dan propeler, pemberian kelonggaran pembayaran avtur kepada maskapai melalui skema B2B, serta penanggungan PPN 11 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan subsidi sekitar Rp1,3 triliun per bulan agar kenaikan harga tiket dapat ditekan pada kisaran 9–13 persen, serta menetapkan bea masuk nol persen untuk suku cadang pesawat guna menurunkan biaya operasional dan memperkuat industri MRO nasional.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Kebijakan ini akan diterapkan selama dua bulan awal dan dievaluasi sesuai perkembangan geopolitik global serta harga energi dunia.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga tiket dan daya beli masyarakat.

Kondisi ini juga berpotensi mengubah pola perjalanan wisata. Biaya transportasi yang meningkat mendorong wisatawan menyesuaikan tujuan dan pengeluaran.

Destinasi dengan akses darat lebih mudah dijangkau berpeluang menguat, sementara destinasi yang bergantung pada penerbangan berisiko mengalami perlambatan kunjungan.

“Kenaikan tiket pesawat dapat membuat kondisi UMKM, baik orang maupun barang, akan terganggu. Aktivitas ekonomi dan perdagangan yang sangat bergantung dengan penerbangan lambat laun akan terdampak. Oleh karena itu, kami mengharapkan pemprov menyiapkan mitigasi berupa kebijakan dan langkah konkret agar dampak ekonomi dapat diminimalkan dan sektor strategis tetap berkembang,” ujar Aulia Hany Mustikasari, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur.

Bagi masyarakat yang sedang merencanakan perjalanan udara, kondisi ini menjadi perhatian penting.

Kenaikan harga avtur turut mendorong potensi kenaikan tiket, sehingga diperlukan perencanaan perjalanan yang lebih matang di tengah dinamika harga energi global. (*)

Baca Sebelumnya

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Baca Selanjutnya

Jambore Halsel 2026 Teguhkan Dasa Darma Tunas Muda

Tags:

tiket pesawat terancam Melambat Ekonomi Avtur pariwisata naik dampak DPRD jatim

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

12 April 2026 14:26

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

11 April 2026 12:50

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

10 April 2026 16:34

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

10 April 2026 11:43

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

8 April 2026 14:17

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

8 April 2026 11:35

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H