Jambore Halsel 2026 Teguhkan Dasa Darma Tunas Muda

10 April 2026 11:26 10 Apr 2026 11:26

Thumbnail Jambore Halsel 2026 Teguhkan Dasa Darma Tunas Muda

Ketua Kwarcab Halsel Rifa’at Al-Sa’adah didampingi Kamabicab Hasan Ali Bassam Kasuba beserta pengurus pramuka lainnya menuju panggung utama pembukaan kema Jambore Cabang 2026 Kamia 9 April 2026 (Foto:Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Setelah penantian panjang selama satu dekade, Jambore Cabang Pramuka Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akhirnya kembali digelar di Bumi Perkemahan Oma Moi, Kecamatan Bacan Selatan, Kamis, 9 April 2026.

Momentum ini bukan hanya menandai hidupnya kembali agenda besar Kepramukaan di daerah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian generasi muda di Bumi Saruma.

Ketua Kwarcab Pramuka Halsel, Rifa’at Al-Sa’adah, dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat berdiri di atas kaki sendiri merupakan nilai utama yang harus dijaga dalam kehidupan, termasuk dalam membentuk disiplin diri. Menurut dia, rasa syukur atas rahmat Tuhan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga perlu diterjemahkan dalam sikap hidup yang tertib, tangguh, dan bertanggung jawab.

“Berdiri di atas kaki kita sendiri merupakan rahmat yang diberikan Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dan patut kita syukuri dalam lini kehidupan kita, termasuk dalam mendisiplinkan diri,” ujar Rifa’at.

Ia mengatakan, Jambore Cabang 2026 memiliki makna yang lebih dalam karena menjadi Jambore ketiga yang terlaksana di Halsel, setelah agenda serupa terakhir kali digelar pada 2016. Jeda panjang itu, kata dia, membuat pelaksanaan tahun ini terasa istimewa karena lahir dari kolaborasi Pemerintah, gerakan Pramuka, dan masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang 10 tahun sudah menjadi penantian panjang, karena ini adalah jambore ke-3 di Kabupaten Halmahera Selatan. Tahun 2016 merupakan Jambore Cabang terakhir yang terlaksana,” katanya.

Bagi Rifa’at, Pramuka tidak dapat dipandang semata sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. 

“Pramuka merupakan suatu ladang yang akan membentuk karakter kita, yang akan membentuk skill kita, dan bahkan kesadaran bahwa kita adalah warga negara Indonesia yang harus siap memegang kendali generasi mendatang,” ujar dia.

Ia menilai tahun 2026 harus menjadi titik awal untuk menyiapkan tonggak masa depan kepramukaan di Halsel. Karena itu, kegiatan Jambore dipandang bukan sebagai formalitas, melainkan sebagai langkah dasar dalam menyiapkan generasi yang kelak memegang peran penting di Daerah, Maluku Utara, hingga Indonesia.

Menurut dia, semangat kebersamaan yang tumbuh di atas Bumi Saruma harus terus dijaga sebagai kekuatan bersama.

“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi?” kata Rifa’at.

Rifa’at juga menekankan bahwa Jambore Cabang digelar untuk melatih keterampilan, kepemimpinan, dan kemampuan berkoordinasi dalam membangun kehidupan bersama.

Jambore, lanjut dia, bukan sekadar soal tidur di bawah tenda atau mengikuti kegiatan lapangan. Lebih dari itu, jambore merupakan ruang tempaan mental dan karakter, tempat generasi muda belajar menjadi pribadi yang teguh saat menghadapi tantangan dan tetap tangguh dalam situasi yang teduh.

“Saya menitipkan pesan ke kakak-kakak Kwarda untuk dapat melatih kita semua, untuk menggembleng diri kita semua agar kita menjadi seseorang yang siap saat badai kita teguh dan saat teduh kita tangguh. Insya Allah itulah Pramuka,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 476 peserta ambil bagian. Mereka berasal dari 17 kecamatan dan 11 gugus depan di Halsel. Luas kawasan Bumi Perkemahan Oma Moi yang mencapai 17 hektare pun disebut akan menjadi saksi atas semangat persatuan dan ikhtiar bersama untuk membangun Halsel dari akar pembinaan generasi mudanya.

 Khusus kepada para peserta jambore. Rifa’at mengingatkan bahwa masa depan tidak berada di tangan mereka yang hari ini berdiri di panggung, melainkan di tangan adik-adik Pramuka yang sedang dibina hari ini. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mulai berbenah, mengasah diri, dan menyiapkan kapasitas intelektual serta moral demi menjadi pribadi yang berguna bagi daerah dan bangsa.

“Kepada adik-adik saya titip pesan bahwa masa depan tonggaknya ada di tangan kalian semua, bukan kami yang berada di sini. Masa depan ada di tangan kalian,” tutur Rifa’at.

Tombol Google News

Tags:

Rifa’at Al-Sa’adah Bassam Ketua Kwarcab Pramuka Halsel Jambore Cabang 2026 Halmahera Selatan Maluku Utara