Fantastis! Realisasi APBN Jawa Timur Lampaui Target, Capai Rp270,37 Triliun

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Aziz Mahrizal

23 Jan 2025 15:06

Thumbnail Fantastis! Realisasi APBN Jawa Timur Lampaui Target, Capai Rp270,37 Triliun
Kepala Kanwil Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Timur, Dudung Rudi Hendratna saat memberikan keterangan pers, Kamis, 23 Januari 2025. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kanwil Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Timur mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Regional Jawa Timur sepanjang 2024 berhasil menembus angka sebesar Rp270,37 triliun. Jumlah ini melampaui target awal sebesar Rp266 triliun.

Kepala Kanwil Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Timur, Dudung Rudi Hendratna mengatakan, wilayah Jatim menduduki peringkat dua sebagai kekuatan ekonomi di Pulau Jawa. 

"Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur tetap menjadi kekuatan ekonomi kedua di Pulau Jawa setelah DKI Jakarta dengan kontribusi signifikan sebesar 25,55 persen terhadap perekonomian nasional," katanya, Kamis, 23 Januari 2025.

Dudung menjelaskan prestasi ini juga menunjukkan ketahanan dan daya saing Jatim menghadapi tantangan ekonomi nasional dan global.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Sementara untuk penerimaan Perpajakan di Jatim terealisasi sebesar Rp261,9 triliun (100,54 persen dari target), yang didukung oleh peningkatan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Bea Cukai.

Kemudian di PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), juga berhasil melampaui target dengan capaian Rp8,45 triliun (152,7 persen), yang berasal dari Badan Layanan Umum (BLU) dan pengelolaan aset.

"Salah satu faktor pendorong kinerja pajak meliputi sendiri tren kenaikan harga komoditas, kebijakan pengawasan terhadap wajib pajak prioritas, dan peningkatan aktivitas ekonomi pasca-pandemi," ungkap pria yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur itu.

Lanjut Dudung, untuk penerimaan cukai yang mencapai Rp133,2 triliun juga turut menopang pendapatan negara, terutama dari cukai hasil tembakau.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

"Jika dilihat dari sektor bea cukai, penerimaan tumbuh 3,68 persen (yoy) dengan kontribusi terbesar berasal dari cukai hasil tembakau serta bea keluar komoditas seperti CPO dan kakao," paparnya.

Untuk belanja negara di Jatim mencapai Rp134,96 triliun atau 97,05 persen dari alokasi anggaran. Dengan fokus yang diarahkan ke belanja pegawai sebesar Rp23,88 triliun, termasuk THR dan gaji ke-13.

Lalu belanja barang senilai Rp21,88 triliun untuk menjaga stabilitas pangan dan mendukung Pilkada serentak 2024. Serta belanja modal sebesar Rp7,63 triliun untuk proyek infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan fasilitas publik.

Di sisi realisasi Transfer ke Daerah (TKD), Durung mengungkapkan bahwa sebesar Rp81,45 triliun dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

"Untuk penerima terbesar Dana Alokasi Umum (DAU) yaitu Kabupaten Malang, Jember, dan Banyuwangi. Sedangkan Kabupaten Bojonegoro mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) terbesar dari sektor migas," jelas Dudung.

Selain itu, katanya, Dana Desa di Desember 2024 kian meningkat 1,09 persen (yoy) menjadi Rp8,26 triliun, digunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur desa.

Di sisi lain penggunaan APBN di Jatim juga memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Mulai dari pendidikan, yang digunakan untuk rehabilitasi sekolah dan pembangunan perpustakaan daerah senilai Rp1,12 triliun. Kemudian sektor kesehatan, seperti pengadaan ambulans dan alat kesehatan mencapai Rp645,63 miliar. Hingga infrastruktur untuk pembangunan jaringan irigasi, jalan, dan fasilitas sanitasi senilai Rp1,2 triliun," terang Dudung.

Capaian ini membuktikan bahwa Jatim mampu bertahan dan terus tumbuh meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global.

"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, kami optimistis Jawa Timur akan terus menjadi lokomotif pembangunan nasional," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

KAI Daop 7 Madiun Sambut Libur Panjang, 22 Ribu Lebih Tiket Telah Disiapkan

Baca Selanjutnya

Rektor IPDN Ingatkan Lulusan Studi Profesi Kepamongprajaan Mampu Implementasikan Asta Cita Presiden Prabowo

Tags:

Kemenkeu Jatim Jawa timur Ekonomi Jatim jatim Ekonomi

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar