Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32 17 Apr 2026 23:32

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Momen potong tumpeng dalam rangka Kick Off Harlah PMII ke-66 di Nahrawi Center, Kota Surabaya, Jumat malam, 17 April 2026, sebagai simbol rasa syukur bertambah usia organisasi dan kebersamaan lintas generasi. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Suasana hangat bercampur guyonan pecah saat sejumlah mantan Ketua Umum (Ketum) PKC PMII Jawa Timur (Jatim) lintas generasi berkumpul dalam Kick Off Harlah PMII ke-66 di Nahrawi Center, Jalan Gayung Sari Barat VIII/19, Kota Surabaya, Jumat malam, 17 April 2026.

Acara yang dikemas santai dalam balutan tasyakuran dan silaturahim tersebut bukan sekadar reuni. 

Dari generasi 1990-an hingga era kekinian, para kader lama dan baru duduk lesehan, berbagi cerita, sekaligus merawat ideologi pergerakan.

Nama-nama Ketum Jatim seperti Yoyok Zakariya (1994-1996), KH Imam Nahrawi (1996-1998), A. Nur Aminuddin (2005-2007), Zainuddin (2016-2018), hingga Baijuri (2022-2025) hadir dalam satu forum. 

Turut hadir pula, Ketua PW IKA PMII Jatim, Thoriqul Haq atau Cak Thoriq.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pengurus PKC PMII dari berbagai daerah di Jatim.

Dalam sambutannya, Ketua PKC PMII Jatim, Mohammad Ivan Akiedozawa, dalam sambutannya mengajak kader untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi yang telah melewati berbagai dinamika zaman.

“Kalau merefleksikan ke belakang, berbagai zaman dan dinamika kehidupan sudah dilalui PMII dan survive hingga saat ini. Artinya PMII ini sudah teruji oleh zaman, tapi yang lebih penting bagaimana PMII ke depan bisa bergerak untuk menolong kaum-kaum mustadafin,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ideologi kader di tengah beragam peran alumni di berbagai sektor.

“Yang paling penting, selain persatuan adalah ideologi. Alhamdulillah, sampai saat ini banyak senior yang sudah berdiaspora ke berbagai lini. Namun kita sebagai kader harus tetap idealis,” tegasnya.

Ivan mengibaratkan kader PMII sebagai air yang murni sebelum kemudian berproses dalam berbagai pilihan jalan kehidupan.

“Saya mengibaratkan kader PMII ini adalah air yang murni. Jadi selama kita masih menjadi kader, murnikanlah semuanya, murnikanlah perjuangan kita, pergerakan kita. Ketika menjadi alumni, air murni itu ingin dijadikan teh atau kopi monggo terserah sahabat,” lanjutnya.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. 

Momen tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan PMII hingga usia ke-66.(*)

Tombol Google News

Tags:

Harlah PMII PMII Jatim Tokoh PMII Alumni PMII Info Surabaya Berita Surabaya Surabaya hari ini Mohammad Ivan Akiedozawa Yoyok Zakariya imam Nahrawi A. Nur Aminuddin Zainuddin Baijuri Thoriqul Haq