KETIK, SURABAYA – Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), atau Quick Win, Presiden Prabowo Subianto mulai dilaksanakan hari ini, Senin 10 Februari 2025 di seluruh Puskesmas di Indonesia.
Kepala Presidential Communication Office PCO Hasan Nasbi mengatakan pemerintah menargetkan Program CKG menjangkau 100 juta jiwa dalam setahun.
”Target program ini memang semua warga yang jumlahnya sekitar 280 juta jiwa lebih, tetapi tidak mungkin bisa selesai setahun. Di tahun pertama ini bagus sekali jika bisa mencakup 100 juta jiwa,” katanya melalui keterangan tertulis.
Berdasarkan pantauan lapangan, rata-rata tiap puskesmas melayani 10 sampai 15 warga yang mendaftarkan diri untuk mengikuti CKG.
Untuk memudahkan layanan, petugas di masing-masing puskesmas membuat jalur pemeriksaan tersendiri untuk CKG, sehingga layanan bagi warga yang datang berobat secara regular tidak terganggu.
Ditambahkan juga oleh Juru Bicara PCO Adita Irawati, semua warga harus mendapatkan layanan yang terbaik. Ia mengungkapkan pesan Presiden Prabowo agar pelaksanaan CKG dapat betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya itu, Presiden juga meminta pelaksanaannya jangan sampai merepotkan masyarakat.
“Pesan khusus Presiden secara umum beliau minta bagaimana program ini betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat dan dalam pelaksanakan tidak merepotkan,” katanya.(*)
Pemerintah Targetkan Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Jiwa Dalam Setahun
11 Februari 2025 17:50 11 Feb 2025 17:50
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Menkes saat meninjau secara langsung CKG di Kota Surabaya. (Foto: Khaesar Utomo/Ketik.co.id)
Tags:
cek kesehatan gratis CKG PHTC Presiden Prabowo Subianto target CKG PCO Hasan NasbiBaca Juga:
Hasan Nasbi hingga Fahri Hamzah Tanggapi Pernyataan Kontroversial Saiful MujaniBaca Juga:
MBG Dibungkus Kertas: SPPG Tambelangan Banjarbillah Salahkan Kader Posyandu, Kader Klaim Sudah Diizinkan DapurBaca Juga:
Sahudi: Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Pengentasan Kemiskinan di BojonegoroBaca Juga:
Fenomena "Wedi Ketemon" Jadi Penghambat, Indah Kurnia Imbau Warga Berani Cek KesehatanBaca Juga:
Presiden Prabowo Disambut Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi, Momentum Penguatan Diplomasi Pendidikan RI–UEABerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
